Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

Tekad Yang Kuat Membangun NTT Satu Data

Written by | Published in: Artikel |

Kepala Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur IR. Wayan Darmawa,MT, menyampaikan tekadnya untuk mensukseskan membangun NTT Satu Data. Hal tersebut disampaikannya ketika membuka dan sekaligus sebagai narasumber pada Rapat Evaluasi Keterisian Data Sistem Informasi Pembangunan Daerah(SIPD), bagi para peserta dari Bappeda kabupaten/kota dan provinsi, bertempat di Hotel Jhons Kupang, hari kamis tanggal 20 nopember 2014.

 

Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang kemudian direvisi menjadi Undang-undang nomor 23 tahun 2014, mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan daerah didasarkan pada data dan informasi yang di kelola dalam sistem informasi pembangunan daerah(SIPD).

Pada September 2014, Nusa Tenggara Timur terjadi deflasi sebesar 0,35 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,15. Dari dua kota IHK di Nusa Tenggara Timur, Kota Kupang terjadi deflasi sebesar 0,32 persen dengan IHK 113,50 dan Kota Maumere juga terjadi deflasi sebesar 0,55 persen dengan IHK 110,85 persen.

Rapat pelaksanaan pembahasan pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tahun 2015 kususnya 6 tekad pembangunan NTT, di pimpin langsung Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, bertempat di AULA G. Boeky Bappeda NTT tanggal 18 nopember 2014.

 

Dalam rapat tersebut yang dihadiri oleh seluruh pimpinan SKPD/Dinas , Badan, Biro dan Kantor tingkat Provinsi NTT, Gubernur NTT Drs. Frans Leburaya, mengarahkan semua unsur pimpinan instansi daerah yang menekankan target capaian yang harus ditempuh berkaitan dengan 6 tekad yaitu produksi jagung serta optimalisasi lahan pemerintah dan kemandirian benih.

Pengumuman Kerjasama SPARC

Published in: Artikel |

 

Pengumuman Kerjasama SPARC ( KLH, UNDP dan Provinsi Nusa Tenggara Timur)

dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat Sipil (ORMAS/CSO)

 

Proyek SPARC (Strategic Planning and Action to Strengthen Climate Resilience of Rural Communities in Nusa Tenggara Timur), yang disupport oleh UNDP melalui partner pelaksana Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di tingkat nasional dan penanggung jawab program Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTT, membuka peluang kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat Sipil (ORMAS/CSO) yang berlokasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melakukan kegiatan Program Penguatan Kapasitas kelompok Masyarakat Aksi Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Manggarai/Kabupaten Sumba Timur/Kabupaten Sabu Raijua.

Page 1 of 11