Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

Program Australia-lndonesia Partnership for Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture (AIP-PRISMA) adalah program yang mendukung strategi jangka menengah Pemerintah Indonesia untuk percepatan pengentasan kemiskinan dengan cara mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

 

“AIP-PRISMA sebagai program pro-rakyat mempunyai tujuan mulia untuk mendukung penurunan penduduk miskin di pedesaan. Untuk itu kegiatan yang dilaksanakan harus mampu memberikan solusi untuk mememecahkan permasalahan yang menjadi akar penyebab kemiskinan pedesaan” demikian sambutan Gubernur NTT Frans Lebu Raya dalam pembukaan kegiatan Sosialisasi dan Lokakarya Program AIP-PRISMA di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diselenggarakan atas fasilitasi SPADU-KPLI Bappeda Provinsi NTT dan AIP-PRISMA di Swiss Belinn Kristal Kupang pada 29 Oktober 2014.

Rapat kerja Bidang pariwisata Antar Daerah Wilayah Sunda kecil yaitu Provinsi NTT, NTB dan Bali dalam rangka membahas program/kegiatan “ VISIT SUNDA KECIL 2016 “ merupakan forum untuk koordinasi bagi peningkatan pengembangan Pembangunan Kepariwisataan di wilayah Sunda Kecil.

 

Disain Forum kerjasama tersebut untuk lebih terfokus pada aspek kerjasama Kebudayaan dan Pariwisata dengan menetapkan pada penyelarasan program/kegiatan sebagai sebuah Mata Rantai dalam melahirkan suatu konstruksi perencanaan yang komprehensif dengan meletakan kepentingan dan kebersamaan sebagai pintu masuk dan spirit kerjasama Sunda Kecil.

Pertemuan koordinasi tim teknis untuk aksi perubahan iklim dalam menetapkan target desa serta aksi adaptasi SPARC bersama Tim dari tiga Kabupaten yakni Kabupaten Manggarai, Sumba Timur dan Sabu Raijua dilaksanakan di Hotel On The Rock Kupang, tanggal 16 Oktober 2014.

 

Dalam pertemuan koordinasi tim teknis untuk aksi perubahan iklim menetapkan desa untuk opsi aksi perubahan iklim tersebut di hadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi NTT, para kepala Bappeda dan staf teknis dari tiga kabupaten, staf teknis unsur SKPD terkait tingkat Provinsi NTT serta staf tim Satuan terpadu kerjasama lembaga internasional/SPADU Bappeda provinsi NTT, dan yang mewakili Kementerian Lingkungan Hidup/Asisten Deputi Adaptasi Perubahan iklim-KLH Dra.Sri Tantri Arundhati, MSc.

Undp Sparc TotPermasalahan kekeringan di Nusa Tenggara Timur yang setiap tahun dirasakan oleh beberapa daerah, merupakan sebuah tantangan tersendiri yang perlu dijawab sendiri oleh warga masyarakat NTT dalam berbagai isu perubahan iklim. Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan keterbatasan musim hujan dan lebih banyak musim kemarau pada setiap tahun berjalan, sangat di perlukan sebuah proses penilaian iklim, dalam berbagai cara dengan disesuailkan kondisi di daerah bersangkutan. Hal terkait dengan kondisi iklim di beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur, melalui dukungan SPARC berupaya menjawab permasalahan yang terjadi melalui pelatihan Training Of Trainer (TOT) bagi petugas lapangan.

Page 1 of 10