Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Proyek SPARC (Strategic Planning and Action to Strengthen Climate Resiliance of Rural Communities in Nusa Tenggara Timur) yang di-support oleh UNDP melalui partner pelaksana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi NTT, menyelenggarakan Sayembara tulisan dan film pendek dokumenter terkait Adpatasi Perubahan Iklim bagi para mahasiswa dan masyarakat umum di NTT dalam mendukung pencapaian tujuan masyarakat yang tangguh iklim.

BATAS WAKTU PENYERAHAN KARYA DIPERPANJANG HINGGA 30 OKTOBER 2016.

 

 

Unduh Persyaratan Lomba


BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Sembilan (9) Kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang melaksanakan proses Pilkada serentak dan telah di lantik pada tanggal 17 pebruari 2016 yaitu kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai, Manggarai Barat, Belu, Malaka, Sabu Rai Jua,Timor Tengah Utara dan kabupaten Ngada, saat ini sedang berproses untuk menyelesaikan tahapan akhir dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah masing-masing.

 

Dalam kurun waktu enam bulan sesuai dengan batas waktu terhitung tanggal pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam peraturan Menteri dalam negeri nomor 54, penyusunan dokumen RPJM Daerah kabupaten masing-masing sudah harus di selesaikan.

MCA-Indonesia di NTT

Published in: Artikel |

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Proyek Kemakmuran Hijau (Green Prosperity Project) adalah proyek di bawah naungan Compact Indonesia dengan Millennium Challenge Corporation (MCC) dan Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia) bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan pada tingkat lokal di Indonesia. Tujuan proyek ini adalah:

1). Meningkatkan produktivitas pertanian dan peri-kehidupan rumah tangga dengan meningkatkan praktik-praktik tataguna lahan dan pengelolaan sumber daya alam.

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Pemerintah Australia melalui Australia Awards Scholarships membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kesempatan mengikuti short courses di Australia dengan Judul Studi : “Kesiapan Bisnis untuk Perempuan dalam Bisnis Global (Produksi dan Pengolahan Pangan) / International Business Readiness for Women In Global Business (Food Production and Processing)”

 

Studi singkat ini mendukung program Perempuan dalam Bisnis Global dari Pemerintah (Women in Global Business - WIGB). Fokus inti dari studi singkat ini adalah mempromosikan sektor produksi dan pengolahan yang ditentukan melalui konsultasi antara Kedutaan Besar Australia dan Austrade. Hal ini juga selaras dengan reaktivasi Grup Kemitraan Bisnis Indonesia-Australia (Indonesia-Australia Business Partnership Group atau IA-BPG) yang telah membuat komitmen untuk menangani beberapa sektor termasuk pengolahan pangan.