Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

StuNed (Studeren in Nederland atau studi di Belanda) adalah program beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Belanda kepada para mid-career professional Indonesia sebagai bagian dari bentuk kerjasama bilateral antara pemerintah Belanda dan Indonesia. Program StuNed merupakan bagian dari kebijakan kerja sama pembangunan pemerintah Belanda dan Indonesia yang diprioritaskan pada 5 bidang yaitu manajemen air (water management), ketahanan pangan (food security), sektor ekonomi (economy sector), sektot judisial (judicial sector), dan hak asasi manusia (human rights).

Koordinasi Persiapan Musrenbang Provinsi

ISU STRATEGIS PROVINSI NUSA TEGGARA TIMUR PRIORITAS NASIONAL
Rendahnya Kinerja Birokrasi dan Pelayanan Publik Prioritas I Reformasi Birokrasi dan Tata kelola dan Prioritas lainya Politik,Hukum dan Keamanan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintah Daerah yang memegang teguh prinsip akuntabilitas, respontabilitas, dan efisiensi Struktural lewat Restrukturisasi Program/Kegiatan dengan tetap menjaga Sinergitas Pusat dan Daerah guna pencapaian sasaran strategis jangka menengah daerah.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang belum menggembirakan, kecuali di beberapa kawasan tertentu saja, Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat yang diawali pernyataan Presiden RI tahun 2011. Provinsi NTT salah satu Provinsi yang mendapat program Percepatan Pembangunan, Saat ini menjadi focus perhatian Kementerian/Lembaga Pusat . Provinsi NTT yang meliputi 21 Kabupaten/Kota, berbagai upaya telah dilaksanakan diantaranya perbaikan mutu dibidang perencanaan, hal ini sangat diperlukan dukungan serta komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota sebagai ujung tombak mempercepat Dan memperluas Pembangunan dalam berbagai Aspek.

Studi di NewzelandStudi di Newzeland1

Pemerintah New Zealand sejak tahun 2011 telah meningkatkan jumlah penerima beasiswa New Zealand-ASEAN Scholar (NZ-AS) bagi warga negara Indonesia untuk melanjutkan study pasca sarjana dan Doktoral dari 15 penerima beasiswa menjadi 50 penerima beasiswa tiap tahun. Untuk tahun 2013, Pemerintah New Zealand melalui PT. Austraining Nusantara selaku manajemen yang di tunjuk oleh Pemerintah New Zealand untuk melakukan kegiatan sehubungan dengan program beasiswa untuk warga Indonesia dalam menempuh pendidikan di New Zealand.