Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

Komunikasi dan kebutuhan data yang up to date merupakan keinginan semua pihak baik itu dalam kegiatan perencanan, penganggaran, dan sebagainya. Tersedianya data masih menjadi kendala dan hambatan yang sering ditemui sampai saat ini baik itu di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten.

Dalam  Era Keterbukaan Informasi Publik

Pada tahun 2008, Indonesia telah tercatat sebagai Negara kelima di Asia, dan ke76 di dunia yang secara resmi mengadopsi prinsip-prinsip keterbukaan informasi. Disahkannya undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (UU KIP) telah menempatkan Indonesia sejajar dengan India, Jepang, Thailand dan Nepal dalam hal pelembagaan kerangka Hukum bagi pemenuhan hak-hak public untuk mengakses proses-proses penyelenggara-an pemerintahan.

Pelatihan bagi Tim Pelatih Wilayah NTT di Kupang berlangsung dari tanggal 14-20 November 2011. Pelatihan ini bertujuan menyiapkan Fasilitator Pendamping Kelompok Masyarakat (PKM) Desa Kelurahan Mandiri Anggur Merah. Pelatihan yang difasilitasi PIKUL melibatkan Instruktur (Tim Metodologi), Pegawai Bappeda Provinsi NTT dan Fasilitator (Pelatih Wilayah) yang direkrut mewakili 5 (lima) wilayah di NTT yaitu :

Stunting/pertumbuhan terhambat telah menjadi isu dunia. Berdasarkan hasil penelitian kesehatan dasar (Riskesdas) Tahun 2007 di Indonesia ditemukan 36,5% anak Balita mengalami Stunting. Di NTT pada Tahun 2007 penderita stunting mencapai angka 46,7% dan pada Tahun 2010 jumlahnya naik cukup tajam hingga mencapai angka 61,4% Penyebab terjadinya penderita Stunting di NTT antara lain karena ketidakcukupan Pangan dalam rumah tangga yang menyebabkan kekurangan asupan gizi makanan terutama pada anak usia 0-2 tahun, sanitasi lingkungan yang tidak layak serta belum berperannya tingkat pelayanan dasar seperti Pendidikan, pelayanan terhadap Ibu hamil yang belum maksimal pada Puskesmas maupun Posyandu.