Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID – Komodo dan Kelimutu masih menjadi barometer tingkat kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Timur. Hal ini sangat beralasan karena komodo memang telah menjadi ikon pariwisata NTT, Indonesia, bahkan dunia sejak komodo masuk dalam the Seven Wonders. Danau Kelimutu pun memiliki daya tarik unik dengan tri warnanya (three colors) dan kisah mitos yang sudah mendunia.

 

Flores Destination Management Organisation (Flores DMO, 2015), sebuah organisasi tata kelola pariwisata yang berbasis di Flores, merilis data yang memperkuat pernyataan diatas. Menurut sumber ini, pengunjung di Kawasan Taman Nasional Komodo sebanyak 95.410 orang, kemudian diikuti oleh Danau Kelimutu sebanyak 54.701pengunjung (Baca : Trend Positif Kunjungan Wisatawan Ke Taman Nasional Komodo dan Kelimutu).

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Mengacu pada Nawa Cita (Sembilan Program Prioritas) Joko Widodo-Jusuf Kalla, salah satu Dimensi Pembangunan adalah Pembangunan Sektor Unggulan yang diarahkan pada upaya terwujudnya kedaulatan pangan, kedaulatan energi, dan ketenagalistrikan, kemaritiman dan kelautan, serta pariwisata dan industri.

Untuk Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan Pengembangan Pariwisata di Nusa Tenggara Timur, pemerintah pusat telah menetapkan Labuan Bajo sebagai salah satu dari 10 (sepuluh) Destinasi Wisata di Indonesia dengan komodo sebagai ikonnya.

Sesungguhnya, pariwisata NTT memiliki dua ikon yang telah kesohor di sektor pariwisata, yakni komodo yang dilindungi kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dan danau Kelimutu yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Kelimutu, Kabupaten Ende.

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID – Adalah kehormatan besar bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Lembata khususnya dan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya yang ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara Hari Nusantara 2016.

 

Hal ini mengingatkan kita bahwa pemerintah di bawah pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Kepala Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur Ir. Wayan Darmawa, MT, bertindak atas nama Gubernur Nusa Tenggara Timur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Jumat, 15 April 2016 bertempat di lantai dasar Kantor Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur melantik dan mengambil sumpah sebanyak 6 orang Pejabat Struktural yang terdiri dari 2 orang Pejabat Administrator (Eselon III) dan 4 orang Pejabat Pengawas (Eselon IV) Lingkup Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur nomor BKD.013.1/I/64/PK-JS/IV/2016 tanggal 5 April 2016 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Struktural III dan IV di Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.