Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Home

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID - Analisis perkembangan Statistik Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini pada dasarnya dimaksudkan untuk menghasilkan gambaran tentang kapasitas atau kemampuan keuangan daerah dalam mendanai penyelenggaraan pembangunan daerah. Mengingat bahwa pengelolaan keuangan daerah diwujudkan dalam suatu APBD maka analisis pengelolaan keuangan daerah dilakukan terhadap APBD Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Buku Seri Statistik Keuangan Provinsi NTT Edisi Pendapatan Daerah ini menyajikan data Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2008 – 2014, pencapaian kinerja masing-masing jenis pendapatan, dan mencoba membandingkan antara realisasi pendapatan dan belanja per SKPD.

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID – Tjahjo Kumolo dalam sambutan yang dibacakan Dra. Iryanti, MT, Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/KepalaBappenas RI Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan, pada Pembukaan Musrenbang RKPD Provinsi Nusa Tenggara Timur 2016 (Kamis, 14/4/15) juga menyampaikan beberapa keinginan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang saat ini sedang menjadi perjuangan bersama untuk mewujudkannya. Beberapa keinginan tersebut antara lain:

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID – Beberapa isu strategis pembangunan nasional yang perlu mendapat perhatian di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dibacakan oleh Dra. Iryanti, MT, Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/KepalaBappenas RI Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan pada Musrenbang RKPD Provinsi Nusa Tenggara Timur 2016 (Kamis, 14/4/15), isu strategis yang dimaksud antara lain :

Pertama, Konektivitas wilayah. Program tol laut dapat mengatasi kesulitan aksebilitas dan konektivitas antar wilayah di Nusa Tenggara Timur sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID – Komodo dan Kelimutu masih menjadi barometer tingkat kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Timur. Hal ini sangat beralasan karena komodo memang telah menjadi ikon pariwisata NTT, Indonesia, bahkan dunia sejak komodo masuk dalam the Seven Wonders. Danau Kelimutu pun memiliki daya tarik unik dengan tri warnanya (three colors) dan kisah mitos yang sudah mendunia.

 

Flores Destination Management Organisation (Flores DMO, 2015), sebuah organisasi tata kelola pariwisata yang berbasis di Flores, merilis data yang memperkuat pernyataan diatas. Menurut sumber ini, pengunjung di Kawasan Taman Nasional Komodo sebanyak 95.410 orang, kemudian diikuti oleh Danau Kelimutu sebanyak 54.701pengunjung (Baca : Trend Positif Kunjungan Wisatawan Ke Taman Nasional Komodo dan Kelimutu).