Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

PARIWISATA

Rate this item
(1 Vote)
Written by  | Published in: BARITA JUNI 2013

 

SAIL KOMODO 2013

JEMBATAN EMAS MENUJU NTT

MENJADI DESTINASI UTAMA PARIWISATA DUNIA

 

Komodo atau biawak komodo (Varanus Komodoensis) adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat Ora. Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) atau disebut dengan World Conservation Union memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan.

 

Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan Pemerintah Indonesia dan Taman Nasional Komodo didirikan untuk melindungi mereka. Wilayah darat taman nasional ini 603 km² dan wilayah  total adalah 1817 km². Pada tahun 1980 taman nasional ini didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Di sana terdapat 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia, yang terdiri dari 32 spesies mamalia, 128 spesies burung, dan 37 spesies reptilia.

Bersama dengan komodo, setidaknya 25 spesies hewan darat dan burung termasuk hewan yang dilindungi, karena jumlahnya yang terbatas atau terbatasnya penyebaran mereka. Selain itu, di kawasan ini terdapat pula terumbu karang. Setidaknya terdapat 253 spesies karang pembentuk  terumbu yang ditemukan di sana, dengan sekitar 1.000 spesies ikan. Keindahan terumbu ini menarik minat wisatawan asing untuk berenang atau  menyelam di perairan ini. Pulau-pulau ini aslinya adalah pulau vulkanis.

Jumlah penduduk di wilayah ini kurang lebih adalah 4.000 jiwa. Pada tahun 1986 taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO (UNESCO's World Heritage Sites). Sebagai obyek wisata yang unik, pada tanggal 12 November 2011, Pihak New 7 Wonders mengumumkan pemenang 7 keajaiban dunia dan Komodo masuk kedalam jajaran pemenang tersebut.

 

Sail Komodo

Sektor Pariwisata masuk dalam Usulan Percepatan Pembangunan NTT kepada Pemerintah. Usulan percepatan pembangunan sektor pariwisata di NTT antara lain: Regulasi kepariwisataan menyangkut Lama Ijin Tinggal, Sail Komodo, Penataan Desa di Kawasan Pariwisata menjadi Desa Wisata, Pengembangan Kawasan Pariwisata Komodo, Pengembangan Kawasan Pariwisata Unggulan lainnya yang tersebar di berbagai Kabupaten di NTT. Gagasan Sail Komodo disampaikan Gubernur NTT ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) di Kupang. Setelah Presiden merestui gagasan ini Pemerintah daerah melakukan berbagai persiapan penyelenggaraan event ini.

Tepat pada hari Senin tanggal 8  April 2013 bertempat di hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sail Komodo 2013 resmi di buka oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko  Kesra) Agung Laksono, Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Kelautan dan Perikanan serta Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya sebagai tuan rumah Sail Komodo 2013. Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus sebagai ketua pelaksana Sail Komodo 2013, Sharif C. Sutardjo mengatakan tujuan dari event ini adalah Pertama, sebagai model percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil.

Kedua, event ini dapat menggalang keterpaduan dan senergi program lintas kementrian baik di pusat maupun di daerah, serta partisipasi pihak swasta dalam membangun kesejaheraan rakyat secara keseluruhan. Ketiga, dapat menambah lokasi dan kegiatan sebagai tujuan wisata nasional dan internsional. Event ini adalah salah satu upaya untuk membangkitkan pariwisata NTT sebagai destinasi wisata dunia, sekaligus membangkitkan ekonomi masyarakat NTT.

Dampaknya tidak hanya bagi pariwisata NTT tapi Indonesia secara keseluruhan. Promosi melalui event Sail Komodo akan menarik wisatawan mancanegara dan domestik berkunjung ke Indonesia. Kegiatan utama Sail Komodo kali ini mencakup antara lain Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-68 di salah satu pulau terluar, Bakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan, Bakti Kesejahteraan Rakyat Nusantara, Badan Usaha Milik Negara Peduli Komodo, Kegiatan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari/Kapal Pemuda Nusantara, Ekspedisi Kapal Riset Internasional dan Ekspedisi Ilmiah Pulau Terluar, Seminar Nasional dan Intenasional, Potensi Pariwisata, Budaya dan Alam, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Olahraga Bahari, Pameran Potensi Derah dan Festival Derawan 2013.

Sail Komodo 2013 juga akan dimeriahkan Reli Kapal Layar atau Yacht Rally. Untuk kegiatan reli kapal layar atau yacht rally, akan melibatkan tiga operator yacht yaitu Sail Indonesia, Back to Down Under Rally, dan Darwin Ambon Yacht Race. Ketiga operator reli kapal layar akan mengerahkan yachters dari berbagai negara dengan rute masing - masing, yang flag off-nya akan dilaksanakan di Kupang, NTT pada tanggal 4 Agustus 2013. Peserta Sail Komodo akan bergerak dari Darwin menuju Kupang, NTT.

 

Agenda Sail Komodo 2013

KEGIATAN DI DARWIN
1. Technical meeting dan Barbeque ( 24 Juli 2013)
2. Acara pelepasan (flag off) dengan tembakan salvo di Selat Darwin ( 27 Juli 2013)

KEGIATAN DI NTT
1. Kota Kupang Sebagai Pintu Masuk ( 29 Juli – 4 Agustus )

  • Titik labuh kapal perang di Dermaga LANTAMAL dan kapal peserta sail di Pantai Kupang
  • 29 – 30 Juli 2013: Penyambutan peserta Sail Komodo
  • 29 Juli 2013: Pelaksanaan CIQP
  • 29 – 30 Juli 2013: Lomba dayung perahu tradisional
  • 30 Juli 2013: Tour Wisata Kolosal: Melihat kuburan Belanda di Fatufeto, Kuburan Raja Taibenu di Manutapen, Museum, Gua Jepang yang sangat bersejarah ketika membangun Bandar Udara Penfui pada Perang Dunia II, Meriam Australia, Melihat Perkampungan Nelayan Oesapa, dan melihat budidaya Lontar di Lasiana
  • 31 Juli 2013: Tour Kolosal ke Kabupaten Kupang; Melihat tempat kerajinan Sasando dan garam di Oebelo, upacara tabur bunga penghormatan bagi para pahlawan Australia dan Jepang di Tugu Oesao, Snack Kue Cucur di Oesao, lihat lomba tracking dan Paron Sapi di Danau Nefo Kouk.
  • 1 Agustus 2013, jam 07.00 WITA: Kegiatan di Dermaga LANTAMAL; renang dari Pulau Semau ke Dermaga LANTAMAL, parade kapal perang, Pameran industri bahari, kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing dan katarak dan berbagai penyakit lainnya.
  • 1 Agustus 2013, jam 17.00 WITA: Pagelaran Budaya Kolosal dan Hiburan Umum dalam rangka pembukaan Sail Komodo 2013 dengan menampilkan: Tari Cerana Kolosal yang dibawakan oleh 100 penari dan diringi pemain Sasando dengan Lagu Bo Lele Bo yang dinyanyikan Agnes Monica dan Afgan dengan didukung oleh koor sebanyak 1000 orang; Tarian Likurai Kolosal dengan Lagu Oras Loro Malirin dinyanyikan artis NTT  dengan dukungan koor 1000 orang diiringi orkes suling dari Kabupaten Belu sebanyak 300 penari anak sekolah; Tarian Bonet sebanyak 1000 orang yang mewakili Kabupaten Belu, TTU, TTS, Kabupaten Kupang dan Kota Kupang sambil mengiringi raja-raja dari daratan Timor untuk menempati panggung dan membentuk pagar betis. Sekapur sirih oleh Gubernur NTT; Tarian Dodakado dari Kabupaten Alor yang menggunakan pakaian tradisional dari kulit kayu; Tarian Kolosal Komodo Raksasa yang merupakan simbol dari semangat FLOBAMORA dan menyambut Sail Komodo, ibarat obor olimpiade yang akan ditarikan dari Kupang dilanjutkan ke Sumba Timur dan berakhir di Labuan Bajo pada acara puncak , dengan membentuk konfigurasi menyambut Bapak Wakil Presiden naik ke panggung untuk memberikan sambutan; Lagu Au Aia dan Tarian Foti dari Kabupaten Rote Ndao; Lagu dan Tarian dari Kabupaten Sabu Raijua; Doa bersama oleh 4 pemuka agama. Gala dinner bersama Bapak Wakil Presiden bersama rombongan sambil menyambut NTT EXPO (ENTEX)
  • 2 Agustus 2013: Kegiatan di Kabupaten TTS; Tour Wisata Kolosal menyaksikan lomba lari 10 K, Pagelaran Budaya TTS dan galla dinner bersama Bupati. Tour Wisata Kolosal menyaksikan tracking di Gunung Marmer Fatumnasi melewati Hutan Bonsai dan finish di kaki Gunung Mutis.
  • 3 Agustus 2013: Kegiatan di Kabupaten Kupang, Tour Wisata Kolosal.
  • 4 Agustus 2013: Persiapan keberangkatan (flag off) ke : Rute A : Kabupaten TTU, Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada dan Nagekeo; Rute B: Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Manggarai Timur, Manggarai dan  Manggarai Barat.
    BERSAMBUNG... Agenda Sail Komodo 2013 di 21 Kabupaten/Kota

 

Read 7018 times
Last modified on Wednesday, 04 December 2013 08:10

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.