Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

LOKAKARYA PENYUSUNAN ROADMAP DAN ANGGARAN SANITASI TEKNIK BERBASIS MASYARAKAT (STBM) KABUPATEN NGADA

Rate this item
(1 Vote)
Written by  | Published in: Simpul Jaringan Informasi

Bajawa (Simpul Jaringan), Pada tahun 2008 Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Kesehatan meluncurkan strategi nasional tentang sanitasi total berbasis masyarakat atau lebih dikenal dengan sebutan STBM. Strategi ini merupakan komitmen Indonesia terhadap isu global terkait air minum dan penyehatan lingkungan yang kemudian dituangkan dalam RPJMN 2010-2014 dan Renstra Kementerian Kesehatan 2010-2014. Dua hal yang menjadi tujuan besar dari perumusan strategi nasional STBM ini adalah untuk mengurangi angka kejadian diare dan untuk mencapai target MDG pada tahun 2015. Tujuan besar ini akan tercapai melalui penerapan lima pilar STBM, yaitu: 1) Bebas Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS), 2) Cuci tangan pakai sabun (CTPS), 3) Pengelolaan air minum rumah tangga, 4) Pengelolaan sampah rumah tangga, dan 5) Pengelolaan air limbah rumah tangga.

Lokakarya Roadmap STBM

Atas dasar itu sejak Agustus 2013 hingga Juli 2017 Plan Indonesia mendukung pemerintah daerah di 5 kabupaten di provinsi NTT untuk mengimplementasikan program STBM melalui sebuah proyek yang disebut STBM CS Fund 2. Sebagai tahap awal dari pelaksanaan proyek tersebut, Plan Indonesia dan Pokja AMPL Provinsi NTT telah mengadakan Roadshow STBM di tingkat provinsi yang mengundang perwakilan-perwakilan dari 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Kupang. Roadshow STBM ini merupakan bentuk sosialisasi dan penyelarasan pandangan (visioning) bagi kabupaten-kabupaten yang selama empat tahun ke depan akan mengimplementasikan proyek STBM CS Fund 2 bersama-sama dengan Plan Indonesia dan Pokja AMPL Provinsi NTT.

 Untuk memperkuat komitmen di tingkat kabupaten dan merancang peta jalannya pelaksanaan program STBM tersebut maka perlu ada lokakarya di masing-masing kabupaten,salah satunya adalah Kabupaten Ngada dengan melibatkan kelompok kerja AMPL dan pemangku kepentingan terkait. Lokakarya tersebut berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 02 Desember sampai 04 Desember 2013. Dalam lokakarya ini juga dilaksanakan konsultasi publik strategi sanitasi Kabupaten (SSK) Kabupaten Ngada. Konsultasi publik dilaksanakan sebagai salah satu tahapan legal penyusunan buku Strategi Sanitasi Kabupaten.

Adapun Tujuan utama dari lokakarya ini adalah untuk memperkuat kapasitas Pokja AMPL Kabupaten dalam menyusun Roadmap dan anggaran STBM tahun 2014-2017 di kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lebih rinci tujuan lokakarya adalah:

  1. Refreshing kepokjaan terkait pelaksanaan STBM
  2. Menyamakan persepsi tentang data dan target STBM untuk 4 tahun kedepan
  3. Meninjau kembali visi misi RPJMD, Renstra Dinkes dan dokumen perencanaan SKPD lain yang terkait dengan STBM (SSK /Renstra AMPL /RAD AMPL)
  4. Mengidentifikasi faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan STBM
  5. Menetapkan isu, sasaran dan tujuan strategis pelaksanaan program STBM
  6. Menetapan program strategis, sumber pembiayaan (anggaran) dan besaran anggaran untuk pelaksanaan STBM
  7. Merumuskan kegiatan dan pelaksanaan roadmap STBM tahun pertama 2014
  8. Merumuskan indikator untuk monitoring dan evaluasi

Keluaran utama lokakarya ini meliputi:

  1. Teridentifikasinya peran masing-masing SKPD, desa dan pemangku kepentingan lainnya
  2. Kesepakatan tentang data dasar dan target STBM untuk 4 tahun kedepan
  3. Keterkaitan pelaksanaan STBM dengan berbagai dokumen perencanaan daerah
  4. Identifikasi faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan acaman dalam pelaksanaan STBM
  5. Ketetapan isu, sasaran dan tujuan strategis yang akan ditindaklanjuti oleh pelaksanaan program STBM
  6. Ketetapan program strategis, sumber pembiayaan (penganggaran) dan besaran anggaran untuk pelaksanaan STBM
  7. Rumusan kegiatan dan pelaksanaan roadmap tahun pertama 2014
  8. Kesepakatan indikator untuk monitoring dan evaluasi

Lokakarya akan diselenggarakan dengan pendekatan partisipatif yang menempatkan seluruh peserta sebagai narasumber untuk mendorong keterlibatan dan diskusi secara aktif yang akan dipandu oleh fasilitator lokakarya. Peserta lokakarya terdiri dari perwakilan lintas sektor yang termasuk dalam Pokja AMPL atau Pokja Sanitasi dan pemangku kepentingan lainnya. Sedangkan para Narasumber berasal dari Ditjen. P2 PL, Kemenkes, Pokja AMPL Provinsi dan Fasilitator berasal dari Konsorsium SPEAK-YPCIIAsisten fasilitator serta Fasilitator PPSP.

Adapun agenda kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :

No

Waktu

Materi/Acara

Nara Sumber

 

HARI PERTAMA : Senin, 2 Desember 2013

 

 

08.30 – 09.00

Registrasi Peserta

Panitia

 

09.00 – 09.15

Kata Sambutan

Kepala Bappeda

 

09.15 – 10.00

Penjelasan Alur Lokakarya, Harapan Peserta dan Orientasi Materi “Lokakarya Penyusunan Road Map dan Anggaran STBM”

Fasilitator

 

10.00 – 10.15

Coffee-Break

 

 

10.15 – 11.15

Refreshing kepokjaan terkait pelaksanaan STBM

Fasilitator

 

11.15 – 12.15

Menyamakan persepsi tentang data dan target STBM untuk 4 tahun kedepan

-          Diskusi panel menyepakati data dasar AMPL

-          Kesepakatan data yang akan dijadikan acuan pencapaian

Dinas Kesehatan

Dinas Pekerjaan Umum

BPS, Bappeda

 

12.15 – 13.15

ISHOMA

 

 

13.15 – 14.15

Meninjau kembali visi misi RPJMD (dipertimbangkan kembali karena terkait dengan Visi misi kepala Daerah 5 tahun ke depan yang tidak bisa dirubah lagi), Penyelarasan Renstra Dinkes dan dokumen perencanaan SKPD lain yang terkait dengan STBM (SSK /Rentra AMPL /RAD AMPL)

 

 

14.15 – 15.45

Mengidentifikasi faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan STBM

 
 

15.45 – 16.00

Coffee-Break

 

 

16.00 – 17.00

Menetapkan isu dan tujuan strategis yang akan ditindaklanjuti pelaksanaan program STBM di masing-masing kabupaten

 
 

HARI KEDUA : Selasa, 3 Desember 2013

 

 

08.30 – 09.00

Review hari ke 1

 

 

09.00 – 10.30

Menetapkan sasaran strategis yang indikatif (bisa diukur-SMART)

 
 

10.30 – 10.45

Coffee-Break

 

 

11.00 – 12.00

Menetapkan sasaran strategis yang indikatif (bisa diukur-SMART)

 
 

12.00 – 13.00

Menetapkan program strategis

 
 

13.00 – 14.00

ISHOMA

 
 

14.00 – 15.45

Menetapkan sumber pembiayaan dan besaran anggaran

 
 

15.45 – 16.00

Coffee-Break

 
 

16.00 – 17.00

Merumuskan kegiatan dan pelaksanaan roadmap tahun pertama 2014

 
 

HARI KETIGA : 4 Desember 2013

 
 

08.30 – 09.00

Review hari ke 2

 
 

09.00 – 10.45

Lanjutan merumuskan kegiatan dan pelaksanaan roadmap tahun pertama 2014

 
 

10.45 – 11.00

Coffee-Break

 
 

11.00 – 12.45

Perhitungan besaran investasi yang dibutuhkan

 
 

12.45 – 13.45

ISHOMA

 
 

13.45 – 15.00

Merumuskan model dan indikator untuk monitoring dan evaluasi pelaksanaan roadmap

 
 

15.00 – 15.15

Coffee-Break

 
 

15.15 – 16.30

Diskusi memasukkan Roadmap ke dalam SSK

Pokja AMPL dan Faslitator PPSP

 

16.30 – 17.00

Penjelasan pengembangan outline dokumen roadmap dan rencana tindak finalisasi Roadmap STBM

Fasilitator dan Pokja AMPL Kabupaten

 

17.00 – 17.15

Penutupan Lokakarya

Kepala Bappeda

         

 Editor :Wilfrida E.B Ruba (Simpul Jaringan Ngada)

Read 5265 times
Last modified on Thursday, 12 December 2013 13:11

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.