Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Edy Latu

Edy Latu

BAPPEDA NTT -Tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain dibuat sebagai kain adat masyarakat setempat atau untuk busana pesta, kini kain tenun ikat ini ramai digunakan sebagai bahan  baku aneka kerajinan tangan seperti gelang, tas, hingga topi, usaha tenun ikat tersebut kebanyakan merupakan home industri melalui kaum perempuan. 

BAPPEDA NTT - Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah yang biasa di singkat Program DMAM, merupakan sala satu program pro rakyat melalui kebijakan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah berjalan dan telah di implementasi di 22 kabupaten/kota sejak tahun 2011 sampai dengan 2017.

BAPPEDA NTT - Alumni Universitas Australia bekerjasama dengan pemerintah daerah (Bappeda NTT), yang merupakan sala satu project dari Australia Grant Scheme Tahun 2017, menggelar Workshop dengan thema “Brings NTT Knowledge Home “. Kegiatan yang berlangsung selama dua(2) hari, di Kupang 26-27 Oktober 2017 tersebut bertempat di aula G. Boeky, Bappeda NTT, dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi NTT, Ir. Wayan Darmawa, MT.

BAPPEDA NTT - Masalah kemiskinan dan kesejahteraan rakyat masih menjadi point utama yang harus menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Terutama dari sisi ekonomi dan kehidupan sosial diantaranya tempat tinggal yang layak bagi masyarakat kurang mampu dan tidak mampu. Data Badan Pusat Statistik tahun 2015, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia sekitar 2,51 juta unit dengan rincian 2,18 juta rawan layak huni dan 0,33 juta tak layak huni.

BAPPEDA NTT - Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum bidang cipta karya berperan vital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sosial, serta dorongan kegiatan pembangunan terkait lainnya di kawasan Kabupaten/Kota. Hal mendasar karena sebagai katalisator di antara proses produksi, pasar dan konsumen akhir yang keberadaannya dapat merefleksikan kemampuan berproduksi bagi masyarakat lokal dan stakeholder lainnya dalam memacu tingkat kesejahteraan masyarakat serta merupakan modal sosial antar pelaku pembangunan dalam melakukan aktivitasnya.

BAPPEDA NTT - Dengan semakin pentingnya informasi dan pengolahan data  dalam banyak aspek kehidupan manusia, Pada saat yang sama tuntutan publik terhadap peningkatan kinerja Pemerintah menjadi semakin tinggi. Pengelolaan data dan informasi yang baik pada akhirnya adalah suatu keharusan bagi Kementerian/Lembaga, maupun Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Provinsi dan Kabupaten/Kota.

BAPPEDA NTT - Basis Data Terpadu untuk program perlindungan sosial yang dikelola oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) adalah sebuah sistem yang dapat digunakan untuk perencanaan program dan mengidentifikasi nama serta alamat calon penerima bantuan sosial, baik rumah tangga, keluarga maupun individu berdasarkan pada kriteria-kriteria sosial ekonomi yang ditetapkan oleh pelaksana program.

BAPPEDA NTT - Beumopu, kelurahan Lasiana merupakan lokasi dilaksanakannya ajang penyelenggaraan perdana pameran pembangunan NTT Fair, Tahun 2017. Lasiana selain terkenal dengan lokasi pariwisata pantai yang ada di kota Kupang, jaraknya kurang lebih berada di kilometer sembilan (9) dari pusat kota, jalan Timor Raya jurusan Atambua.Lokasi pameran tersebut di bangun oleh Pemerintah Provinsi NTT, dimaksud untuk dilangsungkan pameran pambangunan dan rencananya untuk pameran sejenisnya yang letaknya sangat strategis serta dapat ditempuh oleh semua kalangan masyarakat dengan kendaraan umum maupun pribadi.

BAPPEDA NTT - Berdasarkan Perpres No. 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal 2015-2019 terdapat 122 kabupaten yang termasuk dalam kategori daerah tertinggal yang mengacu pada 6(enam) kriteria ketertinggalan. Penentuan prioritas penanganan daerah tertinggal pada tiap tahun dengan bobot indeks ketertinggalan yang paling parah. Pada tahun 2017, penanganan daerah tertinggal di fokuskan pada 54 kabupaten.

BAPPEDA NTT - Ditemui saat menyampaikan workshop sertifikasi PR bertajuk Planning Your PR Program, Rabu (26/7/2017), di kampus LSPR Jakarta, Kiki Suwarso menjelaskan, perencanaan program PR penting untuk mencegah komunikasi yang tidak efektif di perusahaan atau organisasi.

 

Ada banyak situasi yang membutuhkan perencanaan program PR. Bukan hanya ketika perusahaan mengalami krisis, tapi bisa juga untuk promoting issues, memperbaiki reputasi, meningkatkan dukungan publik, hingga one-time project seperti gathering.

Page 1 of 11