Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Artikel

Perpustakaan Digital

Written by | Published in: Artikel |

Kupang (BAPPEDA News) - Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi informasi yang terus meningkat dan merambah keseluruh belahan dunia, penerapan otomasi perpustakaan dilingkungan pemerintah daerah provinsi kususnya ditingkat lembaga diluar perpustakaan daerah terus dibenahi. Sejalan dengan itu, dalam mendukung proses perencanaan pembangunan didaerah, data merupakan sumber utama dalam mendukung sebuah perencanaan dalam mendukung seluruh kegiatan pekerjaan pembangunan.

Kupang (BAPPEDA News) - Pengentasan kemiskinan masih menjadi salasatu tantangan terbesar di Indonesia, sejalan dengan hal tersebut diperlukan adanya kerja keras untuk pencapaian perkembangan yang adil dan inklusif.

PERESMIKAN KOPERASI SIMPAN PINJAM

Written by | Published in: Artikel |

Manggarai (BAPPEDA News) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Frans Leburaya dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Manggarai tanggal 14 juni 2014, meresmikan 12 Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Satar Mese kabupaten Manggarai. Dalam peresmian 12 koperasi simpan pinjam (KSP) tersebut, Gubernur Frans Leburaya mengharapkan kemandirian masyarakat setempat dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga dalam bentuk lembaga keuangan yang dibangun di desa, bukan semata-mata untuk mengharapkan datangnya sejumlah bantuan dan dukungan Pemerintah melalui Koperasi yang telah dibentuk di desa, tetapi pembangunan lembaga koperasi di desa untuk lebih memudahkan masyarakat di desa dalam mengembangkan usaha yang berorientasi produktif dari warga masyarakat yang mengarah kepada pasar yang bernilai daya saing sehingga wujud kesejahteraan secara ekonomi di pedesaan diharapkan dapat terjadi perubahan positif.

Kupang (BAPPEDA News) - Rapat koordinasi pengendalian Pembangunan Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah Tingkat Kecamatan Se- Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dihadiri oleh para camat,Polsek serta Danramil yang berjumlah 600 orang lebih, kegiatannya berlangsung di kupang tanggal 11 Juni 2014. 

 

Rapat koordinasi pengendalian tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan, konsistensi antara kebijakan, pelaksanaan dan hasil dari rencana Pembangunan Daerah dan kesesuaian antara capaian Pembangunan daerah dengan indikator-indikator kinerja yang telah ditetapkan. Kehadiran para Camat, Polsek, serta para Danramil yang datang dari tingkat kecamatan dari seluruh Provinsi NTT yang meliputi 21 kabupaten dan 1 Kota, merupakan komitmen yang sama bagi semua pihak agar proses pengendalian terhadap program Pembangunan, termasuk Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah sangat diharapkan dapat berjalan efektif, efisien, terpadu dan dapat saling bersinergi dengan berbagai program Pembangunan lainnya.

Knowledge Sector Initiative (KSI) adalah inisiatif kerjasama baru antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang bertujuan untuk mengembangkan sektor pengetahuan untuk mendukung pengambilan kebijakan publik yang lebih baik. Saat ini, KSI sedang dalam tahap memetakan aktor-aktor di tingkat nasional dan subnasional yang terlibat dalam penggunaan pengetahuan (knowledge) dan pelbagai bukti-bukti atau data-data penelitian (evidences) yang ada dalam pengambilan dan strategi implementasi kebijakan (policy making).

MUSRENBANGNAS 2014

Written by | Published in: Artikel |

Kupang (BAPPEDA News) - Musyawarah Pembangunan Nasional yang berlangsung di Jakarta Bulan April 2014, salahsatu agenda dalam Musrenbangnas adalah membahas Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2015 yang temanya adalah, Melanjutkan Reformasi Bagi Percepatan Pembangunan Ekonomi yang berkeadilan.

 

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Armindah Salsiah Alisyabana mengatakan, Musrenbangnas 2014, merupakan rapat besar terakir bagi Kabinet Indonesia bersatu yang di pimpin Presiden SBY dalam kurun waktu 10 tahun. Dalam kaitan Musrenbang nas tersebut, Arminda/Kepala Bappenas menggarisbawahi , kegiatan ini menjadi Jembatan RPJMN kedua dan Ketiga, serta RKP 2015, menjadi RKP pertama yang menghubungkan Pemerintah lama dan Pemerintah Baru”. Beliau mengingatkan bahwa, periode lima tahun ke depan sangat Krusial , bila meleset, maka periode berikutnya otomatis meleset, dan cara pencapaian hal tersebut, maka Bappenas memasang target pertumbuhan 5-8 persen dalam rentang periode 2014-2019.

Musrenbang RKPD Provinsi NTT Tahun 2014

Written by | Published in: Artikel |

Kupang (BAPPEDA News) - Musrenbang RKPD Provinsi merupakan agenda kerja tetap dan rutin setiap tahun, Sebagai forum perencanaan tahunan tingkat provinsi yang berproses dari desa dengan sasaran untuk mendukung pelaksanaan pembangunan lebih berkualitas. sehubungan dengan itu, apabila ada kegiatan pembangunan yang tidak menyentuh kebutuhan, masyarakat apatis terhadap proses dan hasil pembangunan, resistensi pada pelaksanaan kegiatan serta terjadinya penyalagunaan anggaran harus menjadi koreksi terhadap hasil musrenbang. Hal ini disampaikan Gubernur Nusa tenggara Timur Drs. Frans Lebu Raya, ketika membuka kegiatan Musrenbang tingkat Provisi NTT di Kupang bertempat di Aula Hotel Ima, hari Rabu 26 Maret 2014.

DOKUMEN RKPD 2014 TERBAIK

 

Kupang (BAPPEDA News) - Setelah melalui proses penilaian Tahap Pertama sejak 27 Februari 2014, dan penilaian Tahap Kedua pada tanggal 25 Maret 2014 telah ditetapkan RKPD Terbaik Tahun 2014 Kabupaten/Kota seluruh NTT. Dokumen RKPD Terbaik Tahun 2014 yang diumumkan saat Musrenbang RKPD Provinsi NTT tanggal 26 Maret 2014, sebagai berikut :

 

Pra Musrenbang RKPD Provinsi NTT Resmi Dibuka

Written by | Published in: Artikel |

Kupang (BAPPEDA News) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Benny A.Litelnoni, SH.M.Si, secara resmi membuka kegiatan Pra-Musrenbang RKPD Provinsi NTT bertempat di Aula Utama Hotel Ima Kupang tanggal 24 Maret 2014. Kegiatan Pra- Musrenbang tingkat Provinsi NTT 2014 dihadiri 21 kabupaten dan 1 kota yang akan digelar ditempat yang sama selama dua hari yaitu tanggal 24 dan 25 maret 2014 dan Musrenbang Provinsi NTT akan dilaksanakan tanggal 26 sampai dengan 27 maret 2014.

Pembahasan Pra Musrenbang RKPD memiliki nilai penting dan strategis untuk memenuhi komitmen Gubernur dan wakil Gubernur terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur yang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah telah merumuskan visi, misi, arah kebijakan program dan kegiatan pembangunan yang tertuang dalam dokumen RPJMD. Dalam tataran formulasi kebijakan telah ditetapkan 8 (delapan) agenda pembangunan Pemerintah Provinsi NTT dan 6 (enam) tekad Pemerintah Provinsi NTT, hal ini disampaikan Wakil Gubernur NTT, ketika membuka kegiatan Pra Musrenbang RKPD Provinsi NTT.

Jadwal Musrenbang RKPD Provinsi 2014

Written by | Published in: Artikel |

JADWAL MUSRENBANG RKPD PROVINSI NTT TAHUN 2014

 

 

FORUM SKPD

Hari/tanggal : Selasa – Kamis, 18 – 20 Maret 2014

Tempat : Aula El Tari dan Kantor Bappeda Provinsi NTT

Peserta : SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Lembaga Mitra

 

PRA MUSRENBANG RKPD

Hari/tanggal : Senin – Selasa, 24 – 25 Maret 2014

Tempat : Hotel Ima

Peserta : SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Bappeda Kabupaten/Kota se - NTT

 

MUSRENBANG RKPD

Hari/tanggal : Rabu - Kamis, 26 – 27 Maret 2014

Tempat : Hotel Ima

 

 

TEMA

Memantapkan Perekonomian Daerah yang Berdaya Saing, Berbasis Desa dan Kelurahan, Menuju Masyarakat Nusa Tenggara Timur yang Berkualitas, Sejahtera, dan Demokratis dalam Bingkai NKRI.

 

SUB TEMA

  1. Penyiapan Landasan Ekonomi yang Kokoh Melalui Reformasi Birokrasi dan Kemitraan dengan Lembaga-Lembaga Internasional dan Lokal untuk meningkatkan kemandirian masyarakat di bidang ekonomi.
  2. Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi rakyat yang mendukung pencapaian 6 tekad Pemerintah Provinsi NTT.
  3. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan Melalui Kebijakan Anggur Merah (Anggaran untuk Masyarakat Menuju Sejahtera).

 

 

PERMASALAHAN UTAMA

  1. Topografi sebagian   dengan kemiringan lahan >40
  2. Fenomena iklim global (El Nino dan La Nina)
  3. Penduduk usia >15 th tidak mempunyai Ijazah 31,26%
  4. Akses Pendidikan belum merata di seluruh wilayah
  5. Rasio Prasarana dan tenaga kesehatan rendah
  6. Presentase balita gizi kurang dan gizi buruk 1,5% dan 12,6%;
  7. Tingginya kasus kematian Ibu melahirkan dan kematian bayi
  8. Pengelolaan potensi ekonomi unggulan belum optimal
  9. Peran sektor industri daerah yang belum berkembang
  10. Produktivitas tenaga kerja sektor pertanian makin menurun
  11. Neraca perdagangan defisit
  12. Kesadaran hukum masyarakat belum merata
  13. Belum semua SPM dilaksanakan secara optimal.
  14. Perselisihan sosial yang timbul akibat kegiatan politik
  15. Prosentase rumah tidak layak huni mencapai 35,8 %
  16. Baru 50% lebih rumah tangga yang terlayani listrik
  17. Sebagian besar Jalan be,um mantap;
  18. Adanya kekerasan pada anak dan pelecehan seksual pada anak
  19. Rendahnya kemampuan SDM perikanan
  20. Rendahnya rasio kepemilikan alat tangkap perikanan
  21. Penduduk miskin masih tinggi yaitu 20,03% bulan Maret 2013
  22. Sebagian besar wilayahnya merupakan daerah rawan bencana
  23. Rawannya keamanan dan ketertiban diwilayah perbatasan

 

ISU STRATEGIS

  1. Peningkatan dan Perluasan Pembangunan Pendidikan yg Berkualitas
  2. Penguatan Sistem Kesehatan Daerah Dalam Rangka Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Yang Universal, Efisien, Berkualitas Dan Berkelanjutan
  3. Pemberdayaan & Perlindungan Perempuan serta pemenuhan Hak Anak
  4. Percepatan Pembangunan Ekonomi yang Berkualitas
  5. Peningkatan Pengelolaan SumberDaya Alam Unggulan Daerah
  6. Peningkatan Konektivitas Intra dan Antar Pulau
  7. Rendahnya Kinerja Birokrasi dan Minimnya Pelayanan Publik
  8. Peningkatan Kualitas dan Pencegahan Degradasi Lingkungan Hidup serta Ketahanan Perubahan Iklim
  9. Pembangunan Kawasan Perbatasan dan Khusus
  10. Penanggulangan Kawasan Rawan Bencana
  11. Penanganan Kemiskinan

Sumber : Theresia M Florensia.