Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Artikel

Perekonomian Nusa Tenggara Timur tidak lagi didominasi secara tunggal oleh sektor pertanian. Sektor jasa-jasa mulai bergerak menunjukkan dominansinya pada perekonomian Nusa Tenggara Timur.

 

PDRB NTT 2013 Menurut Sektor

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pertumbuhan Ekonomi merupakan 2 indikator yang sering digunakan untuk melihat kondisi perekonomian suatu wilayah. Ada dua sistem nilai yang digunakan dalam menghitung PDRB, yaitu atas dasar harga berlaku (ADHB) pada setiap tahun penghitungan dan atas dasar harga konstan (ADHK) dengan tahun dasar 2000. PDRB ADHB umumnya digunakan untuk mengamati struktur ekonomi di wilayah yang bersangkutan, sedang PDRB ADHK untuk mengamati pertumbuhan ekonomi.

 

Penutupan Pelatihan Kajian Kerentanan Dampak Perubahan Iklim

“Memberdayakan Masyarakat Pedesaan didalam Beradaptasi Terhadap Perubahan Iklim”

 

 

Kupang (BAPPEDA News) - Meningkatkan kepasitas dan memberdayakan masyarakat pedesaan didalam beradaptasi terhadap perubahan iklim sangat dibutuhkan didalam mewujudkan keamanan pangan, air dan mata pencaharian. Masyarakat yang memiliki kapasitas didalam memahami dampak perubahan iklim, tanda-tanda yang terjadi dan melakukan aksi-aksi adaptasi akan memiliki ketahanan terhadap iklim. Demikian Ir. Arif Wibowo, MSc menyampaikan didalam acara penutupan Pelatihan Kajian Kerentanan Dampak Perubahan Iklim bagi aparatur pemerintah di Hotel T-More, Jumat 14 Februari 2014.

AUSTRALIA AWARDS SCHOLARSHIP

 

Program beasiswa Australia Awards Scholarships tahun 2014 telah dibuka tgl. 1 Februari 2014 dan ditutup tgl. 18 Juli 2014. Keterangan lebih lanjut mengenai beasiswa ini, termasuk format aplikasi dapat diunduh melalui website: http://www.australiaawardsindonesia.org/

Program AIPD seperti tahun-tahun sebelumnya dapat mengajukan daftar nominasi untuk mendapatkan beasiswa Australia Awards Scholarships kendati tidak dapat menjamin bahwa para kandidat yang dinominasikan pasti akan mendapatkan beasiswa tersebut.

Petani dan masyarakat pedesaan perlu mempunyai kemampuan didalam melaksanakan kegiatan ekonomi dan produksi yang merespon perubahan iklim. Karena itu, program-program yang direncanakan dalam sektor harus dapat mengakmodasi kebutuhan ditingkat petani dan masyarakat pedesaan sesuai dengan kondisi local. Pemahaman kondisi local menjadi syarat penting untuk bisa mengakomodasi kebutuhan petani dan masyarakat sehingga arah pembangunan disetiap sektor menjadi tepat sasaran. Demikian Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Wayan Darmawa, MT menyampaikan arahan pada acara pembukaan Pelatihan Kajian Kerentanan Dampak Perubahan Iklim di Hotel T-More, Selasa, 11 Februari 2014.

Kupang (BAPPEDA News) - RPJMD Provinsi NTT 2013-2018 yang telah ditetapkan dengan peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 mengamanatkan kita untuk mewujudkan Visi kita, yaitu, Terwujudnya Masyarakat Nusa Tenggara Timur Yang Berkualitas, Sejahtera Dan Demokratis Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk mewujudkan hal ini, dalam RPJMD telah ditetapkan Misi, Tujuan dan Sasaran yang akan dicapai lima tahun, serta program yang dilakukan untuk mencapai cita-cita tersebut. Demikian mengawali kata sambutan Wakil Gubernur NTT Drs. Benny A.Litelnoni,SH, M.Si ketika menutup kegiatan Coaching Clinik dan Verifikasi penyusunan Renncana Strategis/Renstra, Satuan Kerja Perangkat Daerah 2013-2018 di Aula Badan Diklat Provinsi NTT hari senin tanggal 10 pebruari 2014.

 

Selanjutnya disampaikan, pencapaian Visi dan Misi yang sudah ditetapkan dalam RPJMD tidak bisa tidak harus didukung oleh semua SKPD lingkup Pemerintah Provinsi NTT dalam rencana strategis masing-masing SKPD, yang menjadi pedoman penetapan Renja SKPD dan digunakan sebagai instrumen evaluasi pencapaian kinerja masing-masing SKPD.

PERKEMBANGAN TINGKAT KEMISKINAN NTT SEPTEMBER 2012-SEPTEMBER 2013

 

 

Persentase penduduk miskin di Nusa Tenggara Timur pada bulan September 2013 sebesar 20,24 persen turun sebesar 0,17 persen dari 20,41 persen pada September 2012. Walaupun turun, tetapi secara absolut naik sebesar 8,86 ribu orang dari 1.000,29 ribu orang menjadi 1.009,15 orang pada periode yang sama. Hal ini dimungkinkan terjadi karena pertambahan penduduk secara keseluruhan lebih cepat yaitu sebesar 85 ribu dibandingkan dengan pertambahan penduduk miskin (sebesar 8,86 ribu orang).

KUNJUNGAN KERJA GUBERNUR NTT DI BAPPEDA PROVINSI NTT

 

Kupang (BAPPEDA News) - Bappeda sebagai lembaga Perencana merupakan dapur perumus terhadap program dan kegiatan Daerah, untuk itu diharapkan seluruh perencanaan harus berkualitas. Demikian arahan Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Frans Lebu Raya,  dalam penyampaiannya ketika melakukan kunjungan kerjanya  ke Kantor Bappeda Provinsi NTT pada hari Rabu, 5 Februari 2014. 

Renstra Bappeda

Written by | Published in: Artikel | Be the first to comment!

Forum Renstra Bappeda Provinsi NTT 2013 - 2018 disosialisasikan kepada Mitra lembaga Internasional dalam rangka mensinergikan berbagai kegiatan lembga Internasional yang mendukung program dan kegiatan Pemerintah Daerah provinsi NTT, dan sekaligus dalam forum renstra Bappeda tersebut meminta masukan dari lembaga Mitra dalam melengkapi isi Renstra Bappeda NTT dalam menkawal Perencanaan Pembangunan sesuai RPJMD Provinsi NTT 2013-2018. Pelaksanaan Sosialisasi tersebut dilakukan Kepala Bappeda Provinsi NTT, IR. Wayan Dharmawa, MT , didamping Sekretaris Bappeda NTT DR. Petrus Keron,selaku moderator,  bertempat di AULA G. Boeky Bappeda NTT, hari Rabu tanggal 5 Pebruari 2014. Dalam pelaksanaan sosialisasi Renstra Bappeda tersebut dihadiri juga oleh para Kabid dan staf serta para fungsional perencana pada Bappeda Provinsi NTT.

PENYUSUNAN RENSTRA SKPD TAHUN 2013 -2018

 

Sesuai arahan Pasal 84 Permendagri Nomor 54 Tahun 2010, maka RPJMD yang telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah provinsi dan Peraturan Daerah kabupaten/kota menjadi pedoman penetapan Renstra SKPD dan penyusunan RKPD, serta digunakan sebagai instrumen evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

 

Alur Penyusunan Renstra SKPD, Jadwal Penyusunan dan Panduan Penyusunan Renstra SKPD dapat dilihat dan diunduh melalui tautan Renstra SKPD Tahun 2013-2018 atau melalui tautan Menu Download >> Renstra SKPD 2013-2018.

(Sumber Informasi : Theresia M Florensia)

 

INFORMASI KABUPATEN :

NGADA : Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Ngada

NGADA : Konsultasi Publik Strategi Sanitasi Kabupaten Ngada

FLOTIM : Sosialisasi RANPERDA Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

NGADA : Lokakarya Penyusunan Roadmap dan Anggaran STBM

FLORES TIMUR : Jumlah Calon PKM Meningkat 

Konstruksi peran gender dalam masyarakat yang terbangun sekian lama, sangat mempengaruhi peran perempuan dalam kehidupan publiknya. Dalam konteks budaya patriarki seperti kebanyakan di NTT, perempuan masih dianggap terbelakang, mendapatkan posisi setelah laki- laki, baik dalam kehidupan sosial, budaya, ekonomi, bahkan pendidikan. Hal ini juga yang menjadi salah satu faktor penyebab kegiatan pembangunan di NTT, masih berjalan lamban. Padahal, partisipasi aktif dari perempuan dan laki- laki dalam pembangunan sebagai kekuatan dalam masyarakat sangat dibutuhkan. Tahun 2011 indeks pembangunan manusia provinsi NTT sudah mencapai 67,62, walaupun masih rendah tapi terus mengalami kenaikan sejak tahun 2009 sebesar 1,02 (NTT dalam Angka, 2012). Diharapkan lewat berbagai proses pembangunan yang terus mendorong partisipasi aktif perempuan dan laki- laki bisa mendukung perubahan peradaban manusia yang berkualitas di tanah Flobamora.