Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Artikel

BAPPEDA NTT - Pertumbuhan ekonomi desa terus didorong dalam berbagai terobosan program pembangunan nasional serta berbagai program daerah dalam bentuk pemberdayaan ekonomi agar lebih meningkat dan mensejahterakan masyarakat desa dengan pemanfaatan program terpadu. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) me miliki berbagai cara untuk memajukan masyarakat desa dengan menciptakan 4 program khusus yang menggunakan Dana Desa tiap tahunnya.

BAPPEDA NTT - Prof. Dr. Bagong Suyanto hadir menjadi narasumber Kegiatan Sosialisasi Peta dan Workshop Penyusunan Master Plan/Action Plan Pengembangan Kawasan Pertanian Wilayah Timur Tahun 2018. Acara ini dilaksanakan di Hotel Grand Mega Resort dan Spa Denpasar Rabu (13/2/2018). Dalam pengantarnya Prof. Dr. Bagong Suyanto dengan semangat mengatakan bahwa data dan realitas menunjukkan adanya peningkatan produksi hasil pertanian yang cukup menggembirakan sesuai dengan tekad dan proyeksi pemerintah, namun belum menunjukan perkembangan yang paralel dengan peningkatan kesejahteraan petani.

KORTEKRENBANG 2018

Published in: Artikel |

BAPPEDA NTT -  Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (kortekrenbang) Tahun 2018, merupakan rangkaian sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan nasional dengan perencanaan daerah dalam rangka pencapaian target pembangunan nasional.

BAPPEDA NTT -Tenun ikat Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain dibuat sebagai kain adat masyarakat setempat atau untuk busana pesta, kini kain tenun ikat ini ramai digunakan sebagai bahan  baku aneka kerajinan tangan seperti gelang, tas, hingga topi, usaha tenun ikat tersebut kebanyakan merupakan home industri melalui kaum perempuan. 

BAPPEDA NTT - Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah yang biasa di singkat Program DMAM, merupakan sala satu program pro rakyat melalui kebijakan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah berjalan dan telah di implementasi di 22 kabupaten/kota sejak tahun 2011 sampai dengan 2017.

BAPPEDA NTT - Alumni Universitas Australia bekerjasama dengan pemerintah daerah (Bappeda NTT), yang merupakan sala satu project dari Australia Grant Scheme Tahun 2017, menggelar Workshop dengan thema “Brings NTT Knowledge Home “. Kegiatan yang berlangsung selama dua(2) hari, di Kupang 26-27 Oktober 2017 tersebut bertempat di aula G. Boeky, Bappeda NTT, dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi NTT, Ir. Wayan Darmawa, MT.

BAPPEDA NTT - Rapat Paripurna DPR RI telah menyetujui Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 disahkan menjadi Undang-Undang. APBN 2018 yang disepakati mencantumkan target pendapatan negara sebesar Rp 1.894,7 triliun dan pagu belanja negara Rp2.220,7 triliun.

BAPPEDA NTT - Masalah kemiskinan dan kesejahteraan rakyat masih menjadi point utama yang harus menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Terutama dari sisi ekonomi dan kehidupan sosial diantaranya tempat tinggal yang layak bagi masyarakat kurang mampu dan tidak mampu. Data Badan Pusat Statistik tahun 2015, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia sekitar 2,51 juta unit dengan rincian 2,18 juta rawan layak huni dan 0,33 juta tak layak huni.

BAPPEDA NTT - Upaya pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan pokok dari seluruh makluk hidup dalam menunjang kehidupan berkelanjutan. Kebutuhan air yang diperlukan manusia dalam menunjang aktifitas kesehariannya dalam berbagai aktifitas sungguh merupakan bagian yang tak terpisahkan dari seluruh sendi kehidupan manusia dan lingkungan hidup sekitarnya sebagai makluk ciptaan Tuhan.

BAPPEDA NTT - Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum bidang cipta karya berperan vital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sosial, serta dorongan kegiatan pembangunan terkait lainnya di kawasan Kabupaten/Kota. Hal mendasar karena sebagai katalisator di antara proses produksi, pasar dan konsumen akhir yang keberadaannya dapat merefleksikan kemampuan berproduksi bagi masyarakat lokal dan stakeholder lainnya dalam memacu tingkat kesejahteraan masyarakat serta merupakan modal sosial antar pelaku pembangunan dalam melakukan aktivitasnya.