Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header
Artikel

Forum Pimpinan Daerah 2019

Published in: Artikel |

BAPPELITBANGDA NTT - Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mendorong Pemerintah Provinsi NTT, untuk fokus laksanakan pengentasan kemiskinan, pengembangan pariwisata serta pengembangan potensi peternakan dengan memanfaatkan potensi domestik maupun lokal. Hal ini disampaikan Bambang Brodjonegoro, ketika memberikan sambutan pada Forum Pimpinan Daerah, dalam rangkaian Musrenbang Provinsi NTT Tahun 2019, bertempat di Hotel Neo Aston Kupang, hari Jumat, 29 Maret 2019.

Penutupan Program SPARC Di NTT

Published in: Artikel |

BAPPELITBANGDA NTT - Program adaptasi perubahan iklim, yang merupakan bagian dari kegiatan proyek Strategic Planning and Action to Strengthen Climate Resilience of Rural Communities (SPARC). Proyek ini dibawah arahan Direktur Jendral Pengendalian perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan dukungan pendanaan dari Global Environment Facility (GEF).

BAPPELITBANGDA NTT - Aplikasi e-Planning yang memuat pokok-pokok pikiran(Pokir) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, telah diluncurkan melalui sosialisasi yang berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang, tanggal 21 Maret 2019. Pokok-pokok pikiran DPRD NTT semua proses tahapan harus melalui e-planning sesuai amanat Permendagri 86 tahun 2017.

BAPPELITBANGDA NTT - Rencana kerja (Renja) Tahun 2020 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan penjabaran operasional dari dokumen rencana strategis (Renstra) yang telah ditetapkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Secara khusus, Renja Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah (PD) untuk periode 1 (satu) tahun yang memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

Rapat Kerja Kepala Bappeda se NTT

Published in: Artikel |

BAPPELITBANGDA NTT - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B. Laiskodat, hari Rabu, 6/3/2019, membuka secara resmi kegiatan rapat kerja(raker) kepala Bappeda se NTT, bertempat di Hotel Neo By Aston Kupang. Pelaksanaan raker tersebut dimaksudkan untuk menselaraskan perencanaan pembangunan mulai dari pemerintah pusat, provinsi serta kabupaten/kota, melalui sasaran, indikator dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

BAPPELITBANGDA NTT - Dengan telah ditetapkannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2018-2023, melalui peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019, tanggal 14 Februari 2019, Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (BAPPELITBANGDA) Provinsi NTT, telah menyelenggarakan rapat bersama dengan utusan seluruh Perangkat Daerah(PD) tingkat Provinsi NTT, dalam rangka penyusunan Renncana Strategis Perangkat Daerah dan integrasi RPJMD 2018-2023, sesuai amanat Permendagri nomor 86 tahun 2017.

BAPPEDA NTT - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Pengendalian dan Evaluasi menyelenggarakan Sosialisasi dan Dukungan Aplikasi Krisna-Selaras pada pelaksanaan Rakortekrenbang Penyusunan RKP 2020. Forum ini dihadiri oleh utusan dari Perangkat Daerah Tingkat Provinsi NTT, berlangsung di Ruang Rapat G. Boeky Bappelitbangda, Selasa, 19/2/2019.

BAPPEDA NTT - Membaca head line “Kupang Kota Terkotor di Indonesia” dalam Pos Kupang edisi Rabu, 16 Januari 2019 membuat kami sebagai warga masyarakat bertanya-tanya apakah selama ini pengelolaan sampah di Kota Kupang belum maksimal? Dalam berita itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menobatkan Kota Kupang sebagai Kota Sedang Terkotor di Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK.649/MENLHK/PSLB3/PLB.0/12/2018. Predikat ini membuat Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Kupang, Obed Kadji prihatin.

BAPPEDA NTT – Hal yang paling penting dari kesejahteraan adalah pendapatan, sebab  beberapa aspek dari kesejahteraan rumah tangga tergantung pada tingkat pendapatan. Pemenuhan kebutuhan dibatasi oleh pendapatan rumah tangga yang dimiliki, terutama bagi yang berpendapatan rendah. Semakin tinggi besarnya pendapatan rumah tangga maka persentase pendapatan untuk pangan akan semakin berkurang. Dengan kata lain, apabila terjadi peningkatan pendapatan dan  peningkatan tersebut tidak merubah pola konsumsi maka rumah tangga tersebut sejahtera. Sebaliknya, apabila peningkatan pendapatan rumah tangga dapat merubah pola konsumsi maka rumah tangga tersebut tidak sejahtera.

BAPPEDA NTT – Pengolahan lahan kering adalah menciptakan lingkungan perakaran yang dalam, mempertahankan kemampuan tanah menyimpan air dan mengedarkan udara. Tindakan yang harus dilakukan dalam pengelolaan lahan kering adalah memperkaya tanah dengan zat hara untuk ketersediaan akar. Lingkungan perakaran yang dalam mensyaratkan pembuangan kelebihan air melalui rembesan dalam dan melalui aliran permukaan untuk memantapkan zarah-zarah (hara) tanah. Humus sebagai sala satu hasil perombakan zat organik membentuk zarah majemuk dan mantap.