Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPELITBANGDA NTT - Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Pengelolaan Lintas Batas Negara, dalam rangka penyusunan rencana aksi percepatan pembangunan pelabuhan Internasional Maritaing, yang terdapat di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur, berlangsung di Hotel Sotis Kupang,tanggal 4 april 2019. Rapat tersebut di pimpin langsung oleh Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Badan nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia, Drs. Robert Simbolon, MPA.

Maritaing, merupakan sala satu desa yang amat strategis untuk di kembangkan dan tempat tersebut terdapat di Kecamatan Alor Timur. Secara geografis Maritaing, merupakan daerah perbatasan laut yang berbatasan langsung dengan Dili, ibu kota negara Timor Leste. Jarak antara Maritaing dengan Dili sepanjang 32 mile, waktu tempuh dengan menggunakan Kapal laut 1,5 jam. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 179 Tahun 2014 tentang rencana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara di Provinsi NTT, Maritaing dapat di kembangkan menjadi pelabuhan laut Internasional dengan fungsi, Pusat Pelayanan Pintu gerbang, guna mendukung aktifitas lintas batas negara, baik sebagai pusat pelayanan jaringan Akses Telekomunikasi, kegiatan Hankam negara, pusat pengembangan ekonomi lintas batas negara, dan sebagai pusat pelayanan sistem angkutan umum penumpang.

Pengelolaan Perbatasan Negara dalam era pembangunan saat ini menjadi prioritas utama, dengan melibatkan berbagai Kementerian Lembaga/KL. BNPP sebagai lembaga yang di beri amanat oleh undang-undang sebagai pengelola batas wilayah negara dan kawasan perbatasan dengan fungsi koordinasi, fasilitasi, dan supervisi, diberikan mandat yang lebih luas dalam pengelolaan perbatasan negara melalui Perpres 44 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2010 tentang BNPP.

Diharapkan pembangunan pelabuhan laut Internasional Maritaing dapat menjadi Magnet pengembangan potensi kabupaten Alor seperti,potensi pertanian, kehutanan, peternakan, perkebunan, perikanan dan pariwisata yang sangat produktif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi perbatasan lebih cepatAktivitas lintas batas negara ke negara Tetangga (RDTL) melalui Desa Maritaing (Alor Timur), dengan fasilitas pelabuhan perbatasan cukup tinggi .

 

Pasar di Perbatasan Maritaing dapat meningkatkan kegiatan jual-beli internasionaldan dapat mengurangi beban Pusat Kegiatan Strategi Nasional (PKSN) Kalabahi . Rute pelayaran melalui pelabuhan Manatang di Kecamatan Alor Barat Daya dan Pelabuhan Maritaing di Kecamatan Alor Timur berada di Selat Ombai yang termasuk Alur Laut Kepulauan Indonesia( ALKI) dan berada di perairan segitiga emas (Indonesia-RDTL-Australia). Aktifitas Kapal pengangkut di Alor dari pulau-pulau besar seperti Jawa, Bali, sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai pintu gerbang perdagangan antarpulau/provinsi dan negara tetangga.

Sala satu dimensi pengembangan kawasan terbatas adalah pembangunan infrastruktur dan penyediaan moda transportasi laut pada perbatasan laut Indonesia, yang diantaranya adalah pelabuhan Maritaing yang terletak di kabupaten Alor, guna membuka keterisoliran dan peningkatan ekonomi wilayah. Hal ini sejalan dengan peraturan Presiden nomor 179 tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Provinsi NTT, pengembangan pelabuhan Internasional.

 

Upaya-upaya percepatan pembangunan pelabuhan Internasional Maritaing, telah dilakukan beberapa pertemuan antara lintas lembaga Pusat dan daerah, antara lain pertemuan yang diinisiasi Dewan ketahanan Nasional (Wantanas) RI, BNPP melalui Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, PT. ASDP Ferry Indonesia,Pemerintah provinsi NTT, dan Pemerintah Kabupaten Alor. Beberapa pokok-pokok kesepakatan, hasil rapat Rencana Tindak Lanjut Pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing di Kupang, tanggal 4 April 2019. (Sumber Informasi : Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara,BNPP, Peliput : Edy Latu- Pranata Humas - Bappelitbangda NTT).

 

Unduh : Pokok-Pokok Kesepakatan Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Pengelolaan Lintas Batas Negara.

Read 248 times
Last modified on Friday, 05 April 2019 06:05