Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Pokok-Pokok Pikiran DPRD NTT dalam Aplikasi E-Planning

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPELITBANGDA NTT - Aplikasi e-Planning yang memuat pokok-pokok pikiran(Pokir) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, telah diluncurkan melalui sosialisasi yang berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang, tanggal 21 Maret 2019. Pokok-pokok pikiran DPRD NTT semua proses tahapan harus melalui e-planning sesuai amanat Permendagri 86 tahun 2017.

 

Aplikasi berbasis teknologi informasi (TI) tersebut, merupakan keharusan untuk menjamin perencanaan dan penganggaran yang transparan,akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi NTT, dapat secara mudah di analisa pihak eksekutif, yang tujuannya menjadi bahan pembuatan kebijakan.”E-pokir tersebut sangat berguna untuk tata laksana pemerintahan yang baik” demikian disampaikan Plt. Kepala Bappelitbangda Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli,STP, saat membuka kegiatan sosialisasi e-planning terkait pokir DPRD NTT.

 

Penerapan e-Pokir, mulai berlaku tahun 2020. Adapun teknisnya, setiap anggota DPRD NTT dapat secara mudah memasukkan atau menginput detail Pokir DPRD NTT. Penerapan e-Pokir sesuai dengan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan pada bulan Maret 2019, proses penandatanganan pakta integritas,akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi NTT.

 

Pokok-Pokok Pikiran DPRD merupakan dokumen dari berbagai masukan konstituen dari setiap partai politik. Itu dijadikan acuan penyusunan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). Selain itu, menjadi dokumen strategis mengarahkan pelaksanaan pembangunan agar tidak lepas dari Visi dan Misi Pemerintah provinsi NTT”NTT Bangkit-NTT Sejahtera”.

 

Penggunaan aplikasi e-pokir akan meminimalisir tingkat kebocoran dan penyimpangan. Karena dengan menggunakan aplikasi, semua usulan masyarakat yang dititipkan melalui anggota DPRD bisa dipantau lansung dengan aplikasi. Masyarakat selaku pemilik aspirasi bisa dengan mudah untuk memantau sampai dimana aspirasi tersebut. Sekaligus dapat melihat perkembangannya dari waktu kewaktu.

 

Manfaat e-Pokir. Pertama, menjaga konsistensi dengan program dan kegiatan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) pembangunan daerah. Kedua, mengarahkan Pokir DPRD sesuai bidang urusan dan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai pelaksana. Ketiga memastikan sistem Pokir DPRD ditelaah tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Hasilnya menjadi bagian dari RKPD.

 

Setiap anggota DPRD NTT, melalui tim Sekretariat DPRD NTT, berdasarkan Fraksi akan diberikan satu akun untuk login ke aplikasi. Pelaksanaan sosialisasi e-Panning terkait pokok-pokok pikiran DPRD NTT terselenggara melalui Bidang Evaluasi dan pengendalian Bappelitbangda Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Sumber informasi : Bidang Evaluasi dan Pengendalian Bappelitbangda Prov. NTT- Peliputan : Edy Latu - Pranata Humas).

Read 273 times
Last modified on Monday, 25 March 2019 07:55