Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

RENJA PEMERINTAH PROVINSI NTT TAHUN 2020

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPELITBANGDA NTT - Rencana kerja (Renja) Tahun 2020 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan penjabaran operasional dari dokumen rencana strategis (Renstra) yang telah ditetapkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Secara khusus, Renja Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan Perangkat Daerah (PD) untuk periode 1 (satu) tahun yang memuat kebijakan, program dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

Renja Perangkat Daerah menjadi penting dalam menjelaskan serangkaian tindakan yang bersifat operasional yang perlu dilakukan dalam jangka pendek untuk mencapai tujuan dan arah kebijakan yang telah ditetapkan dalam rencana strategis.Berdasarkan Permendagri nomor 86 tahun 2017, tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi rancangan peraturan daerah tentang, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) serta tata cara perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.

Dengan adanya peraturan daerah nomor 1 tahun 2019 tentang perangkat daerah(PD) Provinsi NTT, maka Renja seluruh perangkat daerah wajib melaksanakan program dan kegiatannya berpedoman pada RPJMD NTT 2018-2023. Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat antara pejabat struktural dan fungsional lingkup Bappelitbangda Provinsi NTT yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Bappelitbangda, Lecky Frederich Koli,STP, bertempat di ruang rapat Aula G. Boeky, Rabu 20 maret 2019. Untuk terjaminnya capaian dan target dari seluruh pelaksanaan program, NTT Bangkit- NTT Sejahtera, Bappelitbangda Provinsi NTT, harus mengawal secara saksama semua sumber pembiayaan, baik yang bersumber dari APBN, DAK, DAU, APBD maupun sumber pendanaan lainnya, bagi Perangkat Daerah yang melaksanakan Program dan Kegiatan di tingkat Provinsi NTT.

Perangkat Daerah menyusun rancangan awal Renja Perangkat Daerah dengan berpedoman pada Renstra Perangkat Daerah, hasil evaluasi renja PD tahun lalu, dan hasil evaluasi renja PD tahun berjalan. Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional mewajibkan setiap perangkat daerah untuk menyusun Renja PD sebagai pedoman kerja selama 1 tahun dan berfungsi untuk menterjemahkan perencanaan strategis lima tahunan.

Pendekatan yang dilakukan Pemerintah melalui Bappenas yaitu dari money follow function menjadi money follow program. Peran Bappenas adalah menyusun perencanaan dokumen RKP untuk tingkat pusat dan menyusun perencanaan dokumen RKPD untuk tingkat daerah melalui pendekatan HITS (Holistik, Integratif, Terpadu dan Spasial),” .Tema RKP tahun 2020 :”Peningkatan SDM untuk Pertumbuhan Berkualitas“. Prioritas : 1.Pembangunan Manusia dan pengentasan kemiskinan. 2.penguatan konektivitas dan pemerataan. 3. Peningkatan nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja.4. pemantapan ketahanan pangan,Air, Energi, dan pelestarian lingkungan hidup. 5. Stabilitas pertahanan dan keamanan.

Selanjutnya ”Tema RKPD 2020 : Peningkatan Kualitas SDM Melalui Akses dan Mutu Pelayanan Dasar Serta pengembangan Pariwisata Sebagai Penggerak Utama Ekonomi Berbasis Masyarakat”. Prioritas Daerah tahun 2020 : 1. Pengentasan kemiskinan dan Stunting. 2. Peningkatan pendapatan masyarakat. 3. Kelestarian lingkungan hidup. 4. Pembangunan Pariwisata dan Industri pariwisata. 5. Pemntapan infrstruktur dan transportasi. 6. Aksesbilitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan. 7. Reformasi Birolrasi.

Melalui “Money Follow Program” dengan pendekatan HITS, pemerintah Provinsi NTT bisa mengalokasikan anggaran yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kegiatan-kegiatan pada setiap daerah. Sehingga kedepannya semua kegiatan dapat berjalan secara sinkron dan terpadu, yang dilaksanakan melalui sinergitas seluruh pelaku pembangunan, inovasi dan optimalisasi upaya pencapaian target pembangunan serta optimalisasi sumber daya yang bersumber dari APBD, APBN dan sumber-sumber lainnya.   (Peliput : Edy latu - Pranata Humas, Bappelitbangda Prov.NTT).

Read 204 times
Last modified on Monday, 25 March 2019 07:53