Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Rapat Kerja Kepala Bappeda se NTT

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPELITBANGDA NTT - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B. Laiskodat, hari Rabu, 6/3/2019, membuka secara resmi kegiatan rapat kerja(raker) kepala Bappeda se NTT, bertempat di Hotel Neo By Aston Kupang. Pelaksanaan raker tersebut dimaksudkan untuk menselaraskan perencanaan pembangunan mulai dari pemerintah pusat, provinsi serta kabupaten/kota, melalui sasaran, indikator dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

 

Ketika menyampaikan arahan umum kepada para kepala Bappeda dari 22 kabupaten/kota dan unsur pimpinan perangkat daerah tingkat provinsi, Gubernur NTT menyampaikan, bahwa Bappeda harus memiliki spirit konfidance/semangat kepercayaan diri, dalam seluruh perencanaan pembangunan. Bappeda memiliki peran kunci dalam perencanaan pembangunan daerah. Dengan dimulainya, RPJMD 2018-2023, perencanaan pembangunan lima tahun kedepan mengacu kepada Visi NTT Bangkit, NTT Sejahtera. Dalam pelaksanaan aspek perencanaan “jangan melakukan hal yang biasa, harus percaya diri untuk melakukan hal yang luar biasa, dengan melihat seluruh aspek potensi lokal yang ada saat ini".

 

Pada kesempatan yang sama disampaikan juga,terkait dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi lokal di daerah masing-masing, yang saat ini perlu serius untuk perbaikan adalah, pembangunan pariwisata yang menjadi poros yang harus di genjot untuk menjadi sala satu sumber peningkatan pendapatan daerah(PAD). Melalui sinergitas kebijakan perencanaan pembangunan pemerintah pusat untuk alokasi anggaran APBN melalui aplikasi Krisna-Selaras, provinsi dan kabupaten/kota benar-benar harus memahami perencanaan harus terpola, menyeluruh, terencana,terarah dan terintegrasi.

 

Diharapkan Visi NTT Bangkit NTT Sejahtera, membawa provinsi NTT dalam era baru yaitu, terperliharanya semangat kebudayaan daerah sebagai warisan leluhur yang ada di setiap daerah, terpeliharanya keseimbangan alam, pola hidup sehat dan bersih dan tata krama yang di mulai oleh para Aparatur Sipil Negara(ASN) daerah dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan adanya semangat yang sama, yang perlu dilaksanakan oleh para ASN, merupakan sebuah harapan untuk terantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru yang berdampak positip dan negatip.

 

Rapat kerja Kepala Bappeda se-NTT tersebut dilaksanakan selama 2 hari yaitu, tanggal 5-6 Maret 2019, sebelum arahan umum Gubernur NTT yang dilaksanakan pada hari kedua pelaksanaan Raker, telah dilakukan pertemuan teknis antara Bappelitbangda provinsi NTT, dengan jajaran Bappeda kabupaten/kota, tanggal 5 Maret 2019, yang dibuka oleh Sekretaris dan selaku PLT Kepala Bappelitbangda provinsi NTT, Lecky Frederich Koli,S.TP.

 

Pada pertemuan teknis tanggal 5/3/2019 tersebut, dilaksanakannya diskusi permasalahan-permasalahan terkait perencanaan pembangunan daerah dan solusinya,mensinkronkan dan mensinergikan usulan-usulan dan rencana nasional, provinsi dan kabupaten/kota, provinsi dan nasional berdasarkan skala prioritas pembangunan yang ditetapkan. Guna menciptakan perencanaan yang selaras antara program pemerintah pusat,provinsi, serta kabupaten/kota, setiap usulan rencana pembangunan agar dapat disinkrokan dengan penentuan lokasi prioritas, dan berbasis data terpadu yang akurat dan akuntabel dalam menjamin pembangunan yang berkelanjutan. Raker Kepala Bappeda/Bappelitbangda/BP4D kabupaten/Kota se-provinsi NTT tahun 2019, juga merupakan pertemuan teknis yang sangat penting, untuk pemantapan dalam pertemuan Rakortekrenbang Regional II di Balikpapan-Kalimantan Timur tanggal 11-15 maret 2019.


Selain itu juga dalam rangka menjalin koordinasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi perencanaan pembangunan daerah. Hal ini penting guna menyamakan pemahaman mengenai program, khususnya pengembangan kapasitas SDM perencana. Termasuk mensosialisasikan inovasi-inovasi yang telah digagas oleh masing-masing Bappeda Kab/Kota se Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Thema RKPD 2020 : “Peningkatan Kualitas SDM Melalui Akses Dan Mutu Pelayanan Dasar Serta Pengembangan Pariwisata Sebagai penggerak Utama Ekonomi Berbasis Masyarakat”. (Peliput : Edy Latu - Pranata Humas, Sumber informasi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Bappelitbangda Prov.NTT).

Read 182 times
Last modified on Monday, 25 March 2019 07:47