Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Forum Konsultasi Publik Penyusunan RPJMD Provinsi NTT 2018-2023

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPEDA NTT – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Provinsi NTT Tahun 2018-2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu 17 Oktober 2018, bertempat di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT Jalan Eltari nomor 52 Oebobo -Kupang.

 

 

Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ir. Benediktus Polo Maing, membuka sekaligus memberikan arahan umum pada Forum Konsultasi Publik tersebut, yang dihadiri oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) tingkat Provinsi NTT, Mitra pembangunan, LSM, serta unsur Kabupaten/kota. Forum Konsultasi Publik RPJMD dimaksud, merupakan bagian dari tahapan penyusunan RPJMD Provinsi NTT 2018-2023, ditargetkan, sebelum enam(6) bulan mendatang RPJMD sudah selesai disusun dan bisa disahkan terhitung sejak pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih tanggal 5 September 2018.

 

Dihadapan peserta Forum Sekda NTT menyampaikan, bahwa Penyusunan RPJMD ini memuat Visi dan Misi gubernur terpilih, karena visi dan misi saat kampanye harus menjadi dokumen induk perencanaan, Berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, penyusunan RPJMD dimulai saat gubernur terpilih, enam bulan ke depan harus selesai atau sudah ditetapkan menjadi perda RPJMD,” bebernya.

 

Ditambahkan pula oleh Kepala Bappeda NTT, IR. Wayan Darmawa, MT, dan selaku moderator, DR. Sony Z. Libing, dalam forum konsultasi RPJMD tersebut (17/10/2018), selain membahas gambaran umum tentang kondisi daerah, kebijakan nasional dan lingkungan strategis, sebagai bahan perumusan permasalahan, Sekaligus mendata isu strategis daerah dalam lima tahun ke depan. Dan dalam rangka penyempurnaan rancangan awal RPJMD NTT, maka dibutuhkan masing- masing pimpinan Perangkat Daerah dapat menyampaikan data dan informasi dalam forum yang dilaksanakan saat ini, serta menyampaikan data dan informasi secara tertulis dalam bentuk hard copy/soff copy melalui Bappeda NTT.

 

 Pada kegiatan Forum Konsultasi Publik RPJMD NTT 2018-2023 tersebut, selain kehadiran semua pimpinan perangkat daerah untuk menyampaikan data serta informasi melalui format-format terlampir, keterlibatan stakeholder lainnya juga menyampaikan berbagai harapan yang ditujukan melalui Bappeda NTT, antaranya diusulkan, supaya dalam pengisian format rancangan awal dimaksud, baik dalam perumusan program maupun kegiatannya, untuk memperhatikan penyampaian aspirasi keterwakilan dari unsur perguruan tinggi, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi wanita, penyandang disabilitas, maupun masyarakat lainya di Provinsi ini.

 

RPJMD NTT 2018-2023, wujud kehadiran stakeholder lainnya yang merupakan mitra pemerintah daerah dalam proses penyusunannya, merupakan hal sangat mendasar dalam sebuah proses periode rancangan program maupun kegiatan pembangunan selama 5 tahun kepemimpinan seorang kepala daerah terpilih. Dengan demikian nantinya seluruh masyarakat bisa mengetahui. Sebab RPJMD, harus menggambarkan keinginan rakyat yang dirumuskan dalam sebuah perencanaan pembangunan yang nantinya juga bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakat.

 

Kepada peserta Forum Konsultasi RPJMD NTT, IR. Wayan Darmawa,MT yang didampingi oleh Kabid Ekonomi Bappeda NTT, DR Sony Z. Libing, menyampaikan juga bahwa, Bappeda NTT, dalam proses penyusunan Rancangan Awal RPJMD NTT 2018-2023, dengan sangat terbuka untuk mendapatkan sebanyak mungkin masukan dari keterwakilan publik. Baik itu politisi, lembaga organisasi masyarakat, lembaga usaha swasta, kelompok anak, kelompok perempuan dan kelompok difabel.

 

Menurutnya, aspirasi masyarakat tidak hanya berhenti pada forum konsultasi tersebut. Mereka masih tetap bisa menyampaikan masukannya hingga menjelang penetapan RPJMD, melalui berbagai kanal Pemerintah Provinsi NTT. Bahkan, Bappeda NTT, melalui bidang-bidang terkait, maupun unit informasi yang tersedia saat ini (website Bappeda NTT,www.bappeda.nttprov,go.id), selalu dibuka untuk menampung aspirasi masyarakat.” Kami akan terus meramu aspirasi masyarakat NTT, dalam seluruh perjalanan pembangunan lima tahun kedepan,” tandasnya. (Sumber info: PDE Bappeda NTT - Peliput : Edy Latu).

 

Read 282 times
Last modified on Thursday, 18 October 2018 04:18