Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Sekda NTT Membuka Raker Kepala Bappeda Se-Provinsi NTT

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPEDA NTT -Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Ir. Benediktus Polo Maing, membuka rapat kerja  Kepala Bappeda se–Provinsi NTT, yang juga rangkaian Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah/Musrenbang, Provinsi NTT Tahun 2018 di Hotel Aston tanggal 26-28 Pebruari 2018 Kupang.

 

Dalam sambutannya ketika membuka rapat kerja dimaksud dimana beliau mengangkat beberapa isu-isu  strategis terkait perjalanan pembangunan di daerah Nusa Tenggara Timur sala satunya yaitu infrastruktur jalan yang menghubungkan antar daerah kabupaten dan kota belum memadai,  karena secara teknis keterbatasan anggaran serta kondisi geografis daerah kepulauan yang luas dan potensi lokal yang belum dikelola secara saksama. Maka melalui rapat kerja yang berlangsung saat ini kita diminta untuk melihat titik simpul penting adalah melalui sebuah perencanaan yang menjadi awal dari segala aktifitas Pemerintahan.

 

Pada bagian lain Sekda NTT menekankan, kabupaten/kota , Provinsi,  harus benar-benar memperhatikan kualitas perencanaan,apa yang menjadi prioritas di daerah yang didukung dengan potensi unggulan melalui program strategis daerah. Kedudukan dan hubungan Pemerintah pusat dan daerah adalah tegak lurus, maknanya adalah bahwa kebijakan-kebijakan tingkat nasional harus menjadi acuan oleh daerah mulai dari tingkat provinsi sampai desa. Target-target yang telah dan akan ditetapkan secara nasional harus dapat diimplementasikan di daerah dengan tingkat deviasi sekecil mungkin. Target nasional hanya bisa di capai melalui kontribusi daerah dan sebaiknya target-target daerah tentu tidak dapat di capai oleh daerah sendiri tanpa adanya intervensi pusat melalui Kementerian /Lembaga terkait. Oleh karena itu melalui rapat kerja perencanaan ini merupakan wadah untuk menyelaraskan target-target nasional dan target-target daerah dimaksud.

 

Rapat kerja kepala Bappeda tingkat Provinsi tersebut akan ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi teknis pembangunan tingkat kabupaten/kota. Dimana muara dari Raker dimaksud adalah pelaksanaan Musrenbang nasional tahun 2018. Kesepakatan rumusan dan isu-isu strategis di dalam raker pembangunan di tingkat pusat dan provinsi akan diplenokan dalam forum besar Musrenbang nasional tahun 2018, untuk menyusun  agenda pembangunan pada tahun 2019. Hal ini merupakan arti penting keselarasan pembangunan pusat dan daerah.

Sala satu upaya yang telah dilakukan dalam rangka penyelarasan rencana pembangunan daerah antaranya, penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional 2015 -2019 sesuai dengan surat edaran bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Bappenas nomor 050/4936/SJ dan nomor 0430/M.PPN/12/2016 tanggal 23 Desember 2016.

 

Dalam rapat kerja Kepala Bappeda se- provinsi NTT diharapkan, dapat menghasilkan kesimpulan dan kesepakatan yang di bangun untuk menjadi komitmen bersama yang akan ditindaklanjuti untuk menghasilkan rencana yang berkualitas. Agar upaya-upaya  strtegis  untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, terus dilakukan strategi  dan sala satu titik simpul penting adalah dalam tata kelola pemerintahan pengembangan e- planning, e- budgeting dan berbagai aplikasi elektronik lainnya  dalam pendanaan pembangunan perlu terus dikedepankan. Hal lain percepatan dan penguatan pembabangunan infrstruktur yang mampu memberikan daya ungkit terhadap sektor-sektor unggulan di daerah perlu untuk prioritas memadai. Penyelarasan target-target program dan kegiatan bermakna strategis di tingkat pusat tidak hanya kepentingan pusat, tapi untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Sebaliknya program strategis daerah harus mendukung program strategis di pusat, sehingga tercipta sinergitas pembangunan pusat dan daerah.

 

Terkait Permasalahan Pembangunan di Nusa Tenggara Timur dapat dilihat pada presentase berikut ini. (Sumber informasi Bappeda NTT/Peliput : Edy Latu 27/2/2018).

 

Permasalahan Pembangunan Daerah

Read 245 times
Last modified on Thursday, 08 March 2018 02:50