Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih di Kabupaten Lembata

Rate this item
(0 votes)
Published in: Artikel

BAPPEDA NTT - Upaya pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan pokok dari seluruh makluk hidup dalam menunjang kehidupan berkelanjutan. Kebutuhan air yang diperlukan manusia dalam menunjang aktifitas kesehariannya dalam berbagai aktifitas sungguh merupakan bagian yang tak terpisahkan dari seluruh sendi kehidupan manusia dan lingkungan hidup sekitarnya sebagai makluk ciptaan Tuhan.

Pulau Lembata ,yang terletak di kepulauan sendiri dan menjadi tetangga dengan pulau Flores bagian timur serta terdiri dari beberapa gugusan pulau kecil lainnya, adalah salah satu pulau yang berada pada wilayah administrasi Kabupaten Lembata. Dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga masyarakat di kabupaten tersebut, melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II bersama SNVT Air tanah dan Air baku Provinsi NTT, melaksanakan pekerjaan konstruksi pembangunan sarana dan prasarana Air tanah dan Air baku.

pengelolaan sumber daya air di wilayah kepulauan untuk pembangunan berkelanjutan maka dilaksanakan pembangunan sumur bor pada 6 titik dan lengkap dengan sarana pendukung lainnya, yang terletak di 4 wilayah kecamatan salasatunya adalah kecamatan Wulandoni , dimana wilayah kecamatan dimaksud mendapat jatah 2 titik galian sumur bor pada 2 desanya, yaitu desa Lamalera A dan desa Lamalera B. Sedangkan sisa desa lain yang mendapatkan jatah sumur bor dimaksud, masing-masing terletak pada wilayah desa/kelurahan pada wilayah 3 kecamatan lainnya. Anggaran pembangunan sumur bor pada 6 titik tersebut sebesar 6,3 milyard rupiah, semua penggalian sumur bor tersebut terletak pada tanah yang di hibahkan oleh masyarakat setempat.

Strategi peningkatan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumber daya air, merupakan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di sebgian wilayah kecamatan kabupaten Lembata, adalah bentuk dukungan terhadap langkah pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat antara lain berupa sumur bor, serta instalasi pengolahan air siap minum. Berangkat dari analisis potensi air baku berdasarkan data sumber air yang ada, serta karakteristik peningkatan kebutuhan air, kemudian mengkaji suatu konsep sistem pemenuhan kebutuhan air bersih yang handal sehingga dapat bermanfaat sebagai informasi, pedoman, ataupun landasan bagi pengambil kebijakan dalam perencanaan sistem yang akan diterapkan guna mendukung upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di 6 titik desa/kelurahan tersebut, dimana untuk menyalurkan air dari sumur bor ke bak penampung menggunakan tenaga surya dengan telah terjadwal secara otomatis. (Sumber Info: Frits Lake, Bappeda NTT).

Read 26 times
Last modified on Thursday, 12 October 2017 05:04