Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Rapat Evaluasi Pelaksanaan APBD dan APBN 2017

Rate this item
(0 votes)
Written by  | Published in: Artikel

BAPPEDA NTT - Rapat Evaluasi Triwulan I pelaksanaan APBD dan APBN tahun anggaran 2017 Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang di pimpin langsung Gubernur NTT Drs. Frans lebu Raya, berlangsung di hotel Aston Kupang tanggal 31 maret 2017. Dalam rapat evaluasi tersebut hadir Sekretaris daerah, Fransiskus Salem SH, Kakanwil anggaran Provinsi NTT, para kepala Organisasi perangkat Daerah, kepala Balai dan Satuan kerja tingkat provinsi NTT.

Pada arahan rapat evaluasi tersebut, Gubernur NTT menekakan beberapa hal terkait proses pelaksanaan yang harus serius dan fokus dilaksanakan oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah antaranya, pelaksanaan program tahun 2017 dalam percepatan dan penyerapan anggaran sehingga tidak terjadi penumpukan pada triwulan IV. Selanjutnya terkait pengadaan barang dan jasa Pemerintah untuk segra melakukan lelang terutama terhadap paket-paket strategis, serta instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, selalu berorientasi untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik.

Tahun 2017, total APBD dan APBN di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar Rp. 34 triliun lebih dengan rincian, alokasi dana APBD Provinsi sebesar Rp. 4,7 triliun lebih, kabupaten/kota sebesar Rp. 20 triliun lebih dan APBN sebesar Rp. 8,8 triliun lebih. Target pendapatan APBD Provinsi sebesar Rp. 1 triliun lebih, total belanja sebesar Rp. 4,66 triliun, yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 3,01 triliun dan belanja langsung untuk membiayai pelaksanaan program/kegiatan sebesar Rp. 1,6 triliun.

Pelaksanaan program/kegiatan kususnya belanja langsung baik yang dibiayai dari APBD maupun APBN (Dekonsentrasi dan Tugas pembantuan) sebagai berikut :

  1. Realisasi APBD rata-rata baru mencapai 7,66 persen(Rp.126,56 miliar lebih) dari target 15 persen (Rp.257,7 miliar lebih).
  2. Realisasi APBN 0,79 persen (Rp. 4,34 miliar lebih), dari target 8,40 persen (Rp. 46,48 miliar).
  3. Dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya pada periode yang sama kinerja serapannya lebih rendah, yakni untuk APBD Provinsi terjadi deviasi 1,20 persen dan APBN 1,5 persen. Selanjutnya target Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur merah tahun 2017 sebanyak 592 Desa atau sebesar Rp. 148 miliar. Realisasi sampai dengan bulan pebruari 2017 adalah 0,17 persen(Rp.250 juta/Desa), deviasi realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 61 persen. Selain itu terkait dengan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah sampai dengan kondisi bulan maret 2017, tercatat sebanyak 1175 paket (Rp. 722,9 miliar lebih) terdiri dari :
  • Paket Strategis 314 (Rp. 681,5 miliar lebih), sudah selesai lelang sebanyak 22 paket, 112 paket dalam proses administrasi lelang dan sisanya 180 paket belum di lelang.
  • Paket Non Strategis sebanyak 861 paket (41,4 miliar).

Hambatan dan kendala yang terjadi dalam realisasi belanja langsung APBD maupun APBN antara lain : > Keterlambatan penerimaan DIPA maupun DPA, Juknis dan SK pengelola dana APBN (rata-rata di terima  pada awal pebruari 2017).

  1. DIPA/DPA masih mengalami revisi
  2. Keterlambatan pengajuan/pencairan dokumen anggaran (SPP,SPM)
  3. Keterlambatan penyusunan SPJ, disebabkan antara lain: kendala pengumpulan bukti/kwitansi, keterlambatan dari UPT, limitasi waktu proses SPJ.
  4. Pembentukan OPD baru memberikan dampak terhadap penyelesaian administrasi dan penyusaian nomenklatur OPD pada aplikasi SPSE, penyusaian mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.
  5. Keterbatasan SDM dalam Pokja pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kegiatan rapat evaluasi triwulan I APBD dan APBN untuk provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2017 yang di laksanakan tersebut, juga dalam kegiatan yang dilaksanakan selama sehari tersebut di isi dengan forum SKPD tingkat provinsi yang di pimpin lansung Sekretaris daerah provinsi NTT dengan di dampingi kepala Bappeda NTT IR. Wayan Darmawa, MT. Kegiatan forum SKPD termaksud dalam rangka penyatuan perencanaan e- Planning dan e-Budgetting tahun 2018 serta akan di mantapkan dalam Pra Musrenbang dan Musrenbang Provinsi NTT  tanggal 3- 5 April 2017 di Kupang.   (Liputan Tim Barita Bappeda NTT/Edy Latu).

 

Read 901 times
Last modified on Thursday, 06 April 2017 08:44