Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Musrenbang RKPD 2018 Kabupaten Malaka

Rate this item
(1 Vote)
Published in: Artikel

Perang kita sekarang adalah perang melawan kemiskinan

 

 

BAPPEDA NTT - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Malaka tahun 2017 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malaka tahun 2018 dilaksanakan Jumat (31/3) dibuka Secara Resmi Oleh Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH. Musrenbang dengan tema “Pengembangan Infrastruktur Dan Peningkatan Investasi Sebagai Dasar Pembangunan Yang Berkualitas Melalui Revolusi Pertanian, Peningkatan Pelayanan Dasar/Publik dan Pengembangan Sumber Daya Manusia”, ini dilakukan di aula kantor Bupati Malaka yang dihadiri sekitar 350 peserta.

Sekretaris Bappeda Provinsi NTT, Agustinus Fahik, SIP, MA saat paparan “Rencana Pembangunan Nasional dan Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018” mengatakan bahwa Tahun 2018 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD 2013-2018, hasil-hasil yang telah dicapai, telah menghantarkan Provinsi NTT berada pada posisi dan jalurnya untuk mencapai visi Terwujudnya Masyarakat Nusa Tenggara Timur Yang Berkualitas, Sejahtera Dan Demokratis Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi NTT tahun 2016 mencapai 5,18% berada di atas nasional yang tumbuh 5,02%, kondisi ini tercapai sejak tahun 2014, koperasi berkembang pesat dimana pada periode 1950-2010 atau sekitar 52 tahun hanya ada 1.917 unit dengan aset koperasi senilai Rp.1,442 milyar dan tahun 2016 telah ada 4.037 unit koperasi dengan aset senilai Rp. 6,253 milyar.

Dikatakan bahwa Pembangunan yang digalakkan sampai saat ini masih diperhadapkan dengan beberapa hal yang perlu dibenahi. Selain itu Peningkatan pelayanan dasar masyarakat, tingkat kemiskinan yang masih harus ditekan, infrastruktur dan konektifitas secara khusus difokuskan untuk menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat, disamping itu, tata kelola pemerintahan daerah masih terus harus ditingkatkan. Ditegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT mengharapkan segala sumber daya yang ada, harus dioptimalkan pemanfaatannya secara efektif dan efisien. APBD Provinsi NTT yang sangat terbatas harus dialokasikan seoptimal mungkin, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan tema “Memantapkan Daya Saing Perekonomian Daerah Yang Bertumpu pada Sumber Daya Manusia Berkualitas dan Pemanfaatan Teknologi Serta Pembangunan Infrastruktur Yang Memadai”.

Bupati Kabupaten Malaka dr. Stef Bria Seran, MPH meminta program usulan dalam musrenbang tidak muluk-muluk. Semua program usulan dalam musrenbang harus disesuaikan dengan ketersedian dana dalam APBD II. Pada intinya untuk membantu permasalahan yang dihadapi rakyat (pemecahan masalah) dan menyediakan kebutuhan rakyat (pemenuhan kebutuhan). "Ini dilakukan untuk efisiensi dan efektifitas dana yang ada," ujarnya kemarin.

dr. Stef Bria Seran, MPH menambahkan bahwa program kerja di Kabupaten Malaka adalah memprioritaskan kepada pembangunan jalan dan jembatan, pertanian, kesehatan, pendidikan, air bersih, pengembangan aparatur dan pembangunan wilayah perbatasan. "perang kita sekarang adalah perang melawan kemiskinan, dan semua aparatur sipil Negara harus bekerja dengan hati yang tulus," tambahnya.

Bupati Kabupaten Malaka dr. Stef Bria Seran, MPH meminta program usulan dalam musrenbang tidak muluk-muluk. Semua program usulan dalam musrenbang harus disesuaikan dengan ketersedian dana dalam APBD II. Pada intinya untuk membantu permasalahan yang dihadapi rakyat (pemecahan masalah) dan menyediakan kebutuhan rakyat (pemenuhan kebutuhan). "Ini dilakukan untuk efisiensi dan efektifitas dana yang ada," ujarnya kemarin. (Sekretaris Bappeda Prov NTT/ AMB Priharto Fahik, S.IP, MA).

Read 814 times
Last modified on Thursday, 06 April 2017 08:44