Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2018 di Kabupaten Nagekeo

Rate this item
(1 Vote)
Published in: Artikel

BAPPEDA NTT - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) merupakan penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang dilaksanakan secara rutin sesuai agenda perencanaan setiap tahun. Kegiatan ini merupakan agenda perencanaan terpadu dan terintegrasi yang merupakan perwujudan dari pendekatan perencanaan pembangunan partisipatif dan top down - bottom up untuk menghasilkan program prioritas pembangunan daerah yang akan dijadikan dokumen RKPD.

 

Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2018 Kabupaten Nagekeo dilaksanakan pada Senin, 20 Maret 2017 di Aula Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Nagekeo, Drs. Elias Djo.

 

Gubernur NTT dalam sambutan yang dibawakan oleh Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTT, Drs Obaldus Toda, MM, menyampaikan bahwa Forum ini harus mampu merumuskan dan menyelaraskan aspirasi masyarakat dan kebijakan pembangunan yang akan menjadi acuan Penyusunan RKPD) Kabupaten serta usulan pembangunan APBD Provinsi dan APBN. Usulan APBD Provinsi mengacu pada 8 (delapan) Agenda Pembangunan, 6 (enam) Tekad Pembangunan dan program Desa Mandiri Anggur Merah yang disinergikan dengan Program Strategis Nasional. Sedangkan pembangunan nasional lebih difokuskan pada 10 (sepuluh) prioritas nasional dan 30 program prioritas.

 

Sedangkan Bupati Nagekeo dalam sambutannya menyatakan bahwa, tujuan utama pelaksanaan Musrenbang Kabupaten adalah untuk : Mematangkan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD dengan menyerasikan program dan kegiatan antar perangkat daerah sambil tetap memperhatikan aspirasi masyarakat dalam penyusunan rancangan akhir RKPD Tahun 2018; Mensinkronkan program pembangunan di tahun 2018 yang diselaraskan dengan pembiayaan yang didanai dari APBD Provinsi dan Kabupaten serta sumber-sumber pendanaan lainnya, serta Penguatan sinergi dalam rancangan pembangunan dari pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

“Tema Pembangunan di Tahun 2018 adalah Percepatan pembangunan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas” tambah Bupati Nagekeo. Sehubungan dengan tema tersebut terdapat 5 program prioritas pembangunan :

  1. Penataan Kota Mbay sebagai ibukota Kabupaten.
  2. Peningkatan infrastruktur dasar untuk menyediakan sarana dan prasarana publik serta pengelolaan sumberdaya yang mendukung kegiatan ekonomi sosial masyarakat.
  3. Peningkatan derajat kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Antara lain penuntasan pembangunan rumah sakit, peningkatan sdm tenaga medis serta peningkatan promosi perilaku hidup bersih dan sehat.
  4. Peningkatan kualitas pendidikan untuk mendukung peningkatan kualitas sumberdaya manusia di kabupaten.
  5. Peningkatan sektor unggulan padi, jagung, garam serta sektor pendukung lainnya seperti peningkatan sarana prasarana pertanian, pengembangan agrobisnis, peningkatan budidaya perikanan, obyek wisata dan kuliner untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Acara lainnya adalah sambutan Ketua DPRD Provinsi, Sambutan Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo dan pemaparan materi yang diisi dengan pemaparan materi oleh Kadis Perindustrian Provinsi NTT tentang Prioritas Pembangunan Provinsi NTT Tahun 2018 dan Sekda Kabupaten Nagekeo dengan materi Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018. Dalam paparannya Sekda Nagekeo meyampaikan bahwa untuk Tahun 2018 jumlah usulan kegiatan yang dibiayai APBD Provinsi sebanyak 20 Kegiatan dengan jumlah anggaran Rp. 201.385.000.000 sedangkan jumlah usulan kegiatan yang dibiayai APBN sebanyak 10 Kegiatan dengan jumlah anggaran Rp. 2.399.524.000.000.-

 

Dalam kegiatan ini disepakati 5 (Lima) Kesepakatan yang dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan Hasil Musrenbang RKPD Tingkat Kabupaten Nagekeo Tahun 2018. (Vis).

Read 386 times
Last modified on Thursday, 06 April 2017 08:45