Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

LEMBATA MENJADI TUAN RUMAH HARI NUSANTARA 2016

Rate this item
(1 Vote)
Written by  | Published in: Artikel

BAPPEDA.NTTPROV.GO.ID – Adalah kehormatan besar bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Lembata khususnya dan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya yang ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara Hari Nusantara 2016.

 

Hal ini mengingatkan kita bahwa pemerintah di bawah pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

 

Penetapan Lembata sebagai tuan rumah Hari Nusantara 2016 disampaikan oleh Dr. Haryo Hanggono, Sekretaris Dewan Kelautan Indonesia, pada Musrenbang RKPD Provinsi Nusa Tenggara Timur (Kamis, 14/4/16). Keputusan atau penetapan Hari Nusantara Lembata didasarkan pada kekuatan hukum sebagai berikut :

 

  1. Keppres No. 126 Tahun 2001 tentang Hari Nusantara;
  2. SuratGubernur No: BU.124.3/40/BAPPEDA/2015 tanggal 23 Maret 2015 hal: Penyelenggaraan Peringatan Hari Nusantara Tk. Nasional tahun 2016
  3. Surat Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Ketua Harian DEKIN No. S-9.3/DEKIN.3/TU.210/X/2015 tanggal 9 Oktober 2015. Hal: Penetapan Provinsi Nusa Tenggara Timur Sebagai Penyelenggara Peringatan Hari Nusantara tahun 2016.
  4. Surat Menteri Dalam Negeri No. 004.3/715/SJ, tanggal 26 Februari 2016 Hal : Kesediaan Menjadi Ketua Pelaksana Hari Nusantara Tahun 2016.

 

Kegiatan Hari Nusantara 2016 mengusung tema Penguatan Ekonomi Maritim Nusa Tenggara Timur Membangun Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia”, sub tema “Dari Lembata Membangun Ekonomi Maritim Nusantara”.

 

Untuk menyukseskan kegiatan ini, pemerintah Kabupaten Lembata dan Provinsi Nusa Tenggara Timur harus menjamin pasokan listrik pada puncak acara Hari Nusantara; pembangunan jalan akses ke lokasi; agenda masing-masing bidang; koordinasi semua bidang dengan Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Lembata; dan proyek-proyek yang dapat diresmikan oleh Presiden dan Ibu Negara pada saat Hari Nusantara (bidang Pembangunan).

 

Kegiatan-kegiatan yang dapat diusulkan dalam rangkaian kegiatan Hari Nusantara 2016, yaitu pembangunan mercusuar di pulau yang berbatasan dengan negara Timor Leste; melaksanakan kegiatan di wilayah perbatasan dengan negara Timor Leste; pembangunan energi baru dan terbarukan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur Khususnya di Kabupaten Lembata (percontohan energi tenaga arus laut, pembangunan listrik Tenaga Matahari); peningkatan pariwisata di Wilayah Kabupaten Lembata (Perburuan Paus, Gunung Berapi, dan Bawah Laut); kegiatan bhakti sosial; serta kesehatan untuk masyarakat di wilayah Provinsi NTT khususnya di wilayah Kabupaten Lembata; pembangunan industri garam rakyat di wilayah Flores; dan menjadikan Pulau Rote sebagai Sentra Perikanan Terpadu.

 

Penyelenggaraan Hari Nusantara 2016 di Lembata, salah satu aspek pentingnya adalah untuk mendorong pembangunan dan pengembangan sektor pariwisata sekaligus mempromosi pariwisata Lembata pada khususnya dan NTT pada umumnya.

Seperti diketahui, Lembata memiliki ikon wisata yang tiada duanya, yakni ritual perburuan ikan paus. Maka momentum Hari Nusantara 2016 menjadi tonggak untuk mempromosikan kazanah wisata Lembata yang lainnya. Karena Lembata tidak hanya memiliki ritual perburuan ikan paus, juga memiliki sejumlah obyek wisata yang unik. Hanya saja sejauh ini, obyek-obyek wisata tersebut belum diekspose secara masif dan luas.*** (Elvis P Naimuti dan Gergorius Babo).

Read 1249 times
Last modified on Wednesday, 20 April 2016 04:32