Font Size

SCREEN

Profile

Layout

Menu Style

Cpanel
Header

Rakor Terpadu Program DMAM dan Sosialisasi RPJMD Provinsi NTT 2014

Rate this item
(0 votes)
Written by  | Published in: Berita dan Event DMAM

Pelaksanaan Rapat koordinasi terpadu Program Anggur Merah tahun 2014 akan dilaksanakan pada bulan Nopember dan Desember tahun 2014 yang akan dilaksanakan di 21 kabupaten dan 1 kota. Mengingat adanya keterkaitan yang sangat erat dari keberadaan Rencana pembangunan jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi NTT 2013-2018, dengan berbagai program yang dilaksanakan selama lima tahun kedepan dan salasatunya Program Desa/Kelurahan Mandiri Anggur Merah, maka Bappeda Provinsi NTT akan menyelenggarakan pelaksanaan Rakor terpadu program Anggur Merah serta sosialisai RPJMD Provinsi NTT 2013-2018 disatukan.

 

Pelaksanaan Rakor terpadu program Anggur Merah dan sosialiasi RPJMD Provinsi NTT tahun 2014, yang meliputi seluruh kabupaten dan kota se NTT sasarannya ditujukan kepada Bappeda kabupaten dan kota, para camat, lurah, kades/LPM, Pendamping Kelompok Masyarakat/PKM serta skpd terkait di masing wilayah kabupaten dan kota.

Mengawali kegiatan Rakor terpadu program Anggur Merah tahun 2014, telah diselenggarakan pelaksanaannya untuk kota kupang pada tanggal 7 Nopember 2014, bertempat di AULA G. Boeky Bappeda Provinsi NTT.

Kepala Bappeda Provinsi NTT IR. Wayan Darmawa, MT, ketika membuka kegiatan Rakor Terpadu Anggur Merah tahun 2014 kepada para Camat, Lurah/LPM serta para PKM se kota kupang mengatakan, pelaksanaan program Anggur Merah yang sasarannya Desa/Kelurahan se Provinsi NTT, telah dimulai sejak tahun 2011 dan sesuai target yang telah ditetapkan melalui RPJMD provinsi NTT tahun 2013-2018, maka akan diselesaikan tahun 2017 dimana sasaran desa/kelurahan sesuai dengan data sampai dengan tahun 2014 ada 3252 desa/kelurahan di Provinsi NTT.

Pada kesempatan tersebut IR. Wayan Darmawa menyampaikan juga tentang beberapa rancangan pembangunan yang sedang berkembang saat ini di provinsi NTT, dimana ada beberapa kabupaten akan memekarkan jumlah desa yang ada terkait aspek kebutuhan pelayanan, dan bila terjadi hal demikian tidak berpengaruh terhadap alokasi anggaran dari program anggur merah. untuk diketahui sejak tahun 2014 alokasi anggaran dari APBD I Provinsi NTT sasarannya ke 589 desa/kelurahan se NTT, serta akan di lanjutkan dengan dukungan yang sama di 589 desa/kelurahan miskin   sampai tahun 2018, jumlah alokasi anggaran sama yaitu sebesar 250 juta rupiah. Program Anggur Merah Sebelumnya yaitu tahun 2011-2013 telah di gelontorkan dana 250 juta rupiah ke 891 desa/kelurahan sasaran dengan pendekatan 1 desa/kelurahan per- kecamatan.

Hal lain di sampaikan Kepala Bappeda Provinsi NTT IR. Wayan Darmawa MT, antaranya. Tantangan pembangunan di provinsi NTT saat ini yaitu, belum adanya perencanaan yang matang serta data yang terpadu. Sangat diakui bahwa salasatu tantangan keterpaduan pembangunan di NTT masih soal ketersediaan data yang tidak memadai. Untuk itu Pemerintah Provinsi NTT melalui Bappeda NTT dan dukungan dari Mitra, tahun 2014 ini sedang membangun NTT Satu Data dengan di dukung oleh selurukh SKPD yang ada di tingkat Provinsi NTT.

Maksud dan tujuan dilaksanakan Rakor Terpadu Program Anggur Merah tahun 2014 dan sosialisasi RPJMD Provinsi NTT, sebagai berikut :

  1. Mengumpulkan informasi mengenai kinerja pelaksanaan program oleh pendamping kelompok masyarakat/PKM tahun 2014.
  2. Memantau kinerja koordinasi kerja tim pelaksana di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.
  3. Mempersiapkan rencana kerja pelaksanaan program Anggur Merah tahun 2015.
  4. Mendistribusikan informasi mengenai substansi penting dalam penjabaran pelaksanaan RPJMD Provinsi NTT tahun 2013-2018.
  5. Meningkatkan pemahaman RPJMD pada level Pemerintah kabupaten/kota.

Berkaitan dengan pelaksanaan pencairan alokasi dana program Anggur Merah tahun 2014, yang telah dialokasikan ke 21 kabupaten dan 1 kota pada 589 desa/kelurahan terhitung bulan Oktober tahun 2014, alokasi anggaran tersebut telah mencapai 100% masuk ke rekening desa masing-masing melalui Bank NTT di kabupaten/kota.

Perencanaan yang dilakukan Bappeda Provinsi NTT untuk tahun 2015 program DMAM bagi lokasi desa/kelurahan yang baru, kepala Bappeda provinsi NTT, IR. Wayan Darmawa, meminta untuk segra menyelesaikan proposal dari setiap desa sekurang-kurangnya bulan Desember 2014 sudah masuk ke Sekretariat DMAM Bappeda Provinsi NTT, sehingga target pemerintah provinsi untuk penyaluran dana tersebut kemasyarakat dapat dilaksanakan pada awal tahun 2015. Sukseskan “NTT SATU DATA” (Tim BARITA/Edy Latu)

Read 694 times
Last modified on Friday, 06 March 2015 05:24